google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 15 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 15 Agustus 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Global Market
(Aug 15, 2017)
Investment Information Team

US

Saham-saham AS menguat pada hari Senin dengan S & P 500 naik 1% untuk pertama kalinya dalam tiga bulan dikarenakan meredanya kebuntuan verbal antara AS dan Korea Utara untuk saat ini.

Penurunan pekan lalu sebagian besar didorong oleh kekhawatiran terhadap Korea Utara, di mana ketegangan dengan AS telah meningkat. Isu tersebut membayangi pasar ekuitas, di mana pendapatan dipandang telah menguat pada saat lapangan kerja tinggi dan inflasi rendah, serta valuasi yang ditinggikan oleh banyak metrik.

Sekretaris Pertahanan Jim Mattis dan Sekretaris Negara Rex Tillerson akhir pekan lalu berusaha mengurangi risiko konflik militer, dengan menulis di The Wall Street Journal bahwa pemerintah Trump tengah mencari solusi diplomatik untuk mencapai "denuklirisasi ireversibel" Korea Utara.

Berita Fed: Presiden Fed New York William Dudley pada hari Senin mengatakan kepada Associated Press bahwa ia mendukung kenaikan suku bunga lain tahun ini jika ekonomi tetap berada pada jalur pertumbuhannya, mengingat bahwa kondisi keuangan telah mereda bahkan saat bank sentral memperketat kebijakan moneter.

Tidak ada laporan ekonomi AS pada hari Senin, namun di hari Selasa akan rilis data penjualan ritel AS. untuk bulan Juli. Risalah rapat kebijakan terakhir Fed akan dirilis pada hari Rabu.

Europe

Saham-saham Eropa pada hari Senin bangkit kembali dari pelemahan tajam pekan lalu, setelah pejabat senior AS pada akhir pekan lalu berusaha mengurangi risiko konflik nuklir dengan Korea Utara.

Indeks Stoxx Europe 600, + 1,08% menguat 1,1% dan ditutup ke level 376,16, meningkat kembali dari pelemahan sebesar 2,7% yang dideritanya pekan lalu.

Pada hari Jumat, standar pan-Eropa turun untuk hari ketiga berturut-turut dan ditutup pada level terendah sejak akhir Februari, setelah perang kata-kata antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memicu kekhawatiran akan perang nuklir. 

Namun, pada hari Minggu, Sekretaris Pertahanan Jim Mattis dan Sekretaris Negara Rex Tillerson menulis di The Wall Street Journal bahwa administrasi Trump tengah mencari solusi diplomatik untuk mencapai "denuklirisasi ireversibel" Korea Utara.

Data ekonomi: Produksi industri di zona euro turun 0,6% di bulan Juni dibandingkan dengan bulan Mei, mengindikasikan bahwa ekonomi kawasan mungkin mengalami penurunan setelah lonjakan pertumbuhan di awal tahun.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...