google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 21 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 21 Agustus 2017

Binaartha Morning Market Update Mon (21/8)
  
Pergerakan IHSG di akhir pekan pasca libur HUT Kemerdekaan RI masih mampu mengalami kenaikan sejalan dengan skenario kami sebelumnya. Padahal ada juga penilaian yang bernada pesimis dimana IHSG berpotensi koreksi secara teknikal. Hal ini kemungkinan didasari pada pola kebiasaan IHSG yang cenderung mengalami pembalikan arah melemah setelah mengalami kenaikan tinggi sebelumnya. Kondisi penguatan IHSG terjadi di tengah pergerakan bursa saham Asia yang bergerak variatif melemah dan laju Rupiah yang masih melemah. Ditambah dengan asing yang masih doyan jualan. Masih adanya aksi beli pada sejumlah saham-saham berkapitalisasi besar dengan memanfaatkan sisa hari aktif di minggu kemarin mampu membuat laju IHSG dapat bergerak positif.

Asing mencatatkan nett sell Rp 278,12 miliar dari sebelumnya nett buy Rp 122,69 miliar.
------------------------------------------- 
IHSG Today (Est. 21/8)

IHSG ditutup  menguat tipis 0.03% di level 5893.841 pada 18 Agustus 2017. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5871.276 dan 5848.712. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 5914.261 dan 5934.681. Berdasarkan indikator daily, MACD telah membentuk pola golden cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak menuju ke area overbought. Namun demikian, terdapat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat pada pergerakan indeks saham.

Meski pergerakan IHSG masih terdapat peluang kenaikan namun, posisi IHSG yang bersentuhan dengan batas area upper bollinger band membuat laju IHSG kian terbatas. Pergerakan IHSG pun juga terdapat peluang pembalikan arah melemah. Diharapkan IHSG masih berpeluang bertahan di zona hijau dan diharapkan tidak langsung dimanfaatkan untuk profit taking untuk menjaga pergerakan IHSG. Jika tidak maka waspada potensi pembalikan arah tersebut. Tetap cermati berbagai sentimen dan antisipasi sentimen yang dapat membuat arah IHSG kembali berbalik variatif.

Saham-saham pilihan:

AGRO, Daily (560) (RoE: 4.97%; PER: 85.61x; PBV: 4.25x; Beta: 1): Terdapat pola bullish dragonfly doji candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada level 550 – 560, dengan target harga secara bertahap di level 590 dan 680. Support: 495.

BNGA, Daily (1405) (RoE: 7.58%; PER: 12.67x; PBV: 0.96x; Beta: 1.63): Terdapat pola tweezer top candlestick pattern yang menandakan adanya potensi koreksi sehat lanjutan. “Sell on Strength” pada area level 1410 – 1420, dengan target harga di level 1355. Resistance: 1460.

PWON, Daily (670) (RoE: 14.75%; PER: 17.93x; PBV: 2.64x; Beta: 2.18): Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan candle membentuk pola bullish doji star yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 660 – 670, dengan target harga secara bertahap di level 700 dan 725. Support: 635.

ROTI, Daily (1190) (RoE: 6.90%; PER: 60.90x; PBV: 4.17x; Beta: 0.74): Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan candle membentuk pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.“Akumulasi Beli” pada area level 1180 – 1190, dengan target harga secara bertahap di level 1250 dan 1300. Support: 1145.

TOTL, Daily (745) (RoE: 26.20%; PER: 10.00x; PBV: 2.63x; Beta: 2.26): Saat ini, harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan sebelumnya terdapat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 735 - 745, dengan TP di level 770 dan 800. Support: 735 & 695.

WSKT, Daily (2290) (RoE: 11.92%; PER: 12.31x; PBV: 1.46x; Beta: 2.12): Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2270 – 2290, dengan target harga secara ber
 tahap di level 2400, 2450 dan 2500. Support: 2220 & 2180.
(BinaarthaResearch|Disclm.On)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...