google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Binnaartha Sekuritas | 21 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Binnaartha Sekuritas | 21 Agustus 2017

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi rawan terkoreksi, Senin (21/8). Akhir pekan lalu, indeks ditutup naik tipis 1,89 poin atau 0,03% ke level 5.893,84.

Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama dalam riset harian menyatakan, support pertama dan kedua IHSG berada pada level 5.871,27 dan 5.848,71. Sementara, resistance pertama dan kedua berada pada level 5914,26 dan 5934,68.

Berdasarkan indikator daily, MACD telah membentuk pola golden cross di area positif. Sementara, stochastic dan RSI bergerak menuju ke area jenuh beli (overbought). Namun, terdapat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat pada pergerakan indeks saham. Sehingga, IHSG berpotensi menuju level support di 5.871 dan 5.849.

Prediksi Nafan, hari ini, IHSG berpotensi bergerak antara 5.848,71-5.934,68.

Adapun, sejumlah saham yang perlu dicermati, antara lain:

- AGRO, rekomendasi akumulasi beli pada level Rp 550 sampai Rp 560. Target harga secara bertahap di level Rp 590 dan Rp 680, dengan support Rp 495.

- BNGA, terdapat pola tweezer top candlestick pattern yang menandakan adanya potensi koreksi sehat lanjutan. Rekomendasi sell on strength pada level Rp 1.410 – Rp 1.420. Target harga di level Rp 1.355, dan resistance di Rp 1.460.

- PWON, rekomendasi akumulasi beli pada area level Rp 660 – Rp 670. Target harga secara bertahap di level Rp 700 dan Rp 725, dengan support di Rp 635.

- ROTI, rekomendasi akumulasi beli pada area Rp 1.180 – Rp 1.190. Target harga secara bertahap di level Rp 1.250 dan Rp 1.300, dengan support di Rp 1.145.

- TOTL, rekomendasi akumulasi beli pada level Rp 735 - Rp 745. Target harga di level Rp 770 dan Rp 800, dengan support di Rp 735 dan Rp 695.

- WSKT, rekomendasi akumulasi beli pada area Rp 2.270 – Rp 2.290. Target harga secara bertahap di level Rp 2.400, Rp 2.450 dan Rp 2.500, dengan level support di Rp 2.220  dan Rp 2.180.


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...