google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham BBNI | 28 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham BBNI | 28 Agustus 2017

PT Bank BNI Cabang Utama Pekanbaru menyatakan pelayanan 21 kantor cabang dan cabang pembantu sudah berjalan normal pascagangguan pada satelit Telkom 1, Jumat sore (25/8).

"Khusus Pekanbaru kita tidak ada terkena dampak, 21 outlet yang ada tetap buka, karena BNI pakai jaringan cadangan," kata Pemimpin Cabang Utama PT BNI Pekanbaru Juma Indra di Pekanbaru Senin.

Juma menyatakan begitu ada gangguan tersebut kantor BNI pusat telah menginformasikan ke semua cabang sehingga masing-masing wilayah langsung mengambil tindakan antisipasi.

Setelah gangguan itu, tuturnya, BNI Pekanbaru mengambil tindakan melakukan upaya menggunakan jaringan cadangan.

"Jadi memang ada gangguan, tetapi karena itu tidak pada hari kerja maka belum mengganggu pelayanan," urai dia.

Namun demikian, kata dia, BNI Cabang Utama Pekanbaru kini terus berupaya melakukan penggunaan jaringan cadangan khususnya untuk mengaktifkan pelayanan anjungan tunai mandiri (ATM) yang berlokasi di luar outlet atau tempat umum.

BNI sudah mengantisipasi layanan melalui penempatan mobil BLG (Mobil Layanan Gerak) di outlet yang terkendala, katanya.

Sementara untuk 200 ATM BNI di Pekanbaru kini juga mulai bisa digunakan, kalaupun ada yang gangguan itu beberapa titik masih dalam upaya. Karenanya masyarakat dihimbau untuk tidak panik tetap waspada dan jika membutuhkan layanan transaksi bisa mengunjungi outlet terdekat atau lewat SMS banking atau internet.

Sebelumnya rilis resmi BNI Pusat juga menyatakan sehubungan dengan adanya gangguan satelit Telkom 1 yang berdampak pada jaringan komunikasi sebagian dari outlet dan anjungan tunai (ATM), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap memberikan pelayanan semaksimal mungkin.

Dengan demikian, nasabah dan masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan pada outlet-outlet yang terkena dampak gangguan. Beberapa outlet tetap melayani dengan pelayanan-pelayanan terbatas.(end/ant)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...