google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Danareksa | 12 September 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Danareksa | 12 September 2017

Mata uang garuda tengah perkasa. Nilai tukar rupiah kini punya posisi kuat berhadapan dengan dollar Amerika Serikat.

Mengutip informasi dari situs Bank Indonesia, kurs tengah menunjukkan nilai tukar rupiah yakni Rp 13.154 pada Senin (11/9) pukul 16.30 WIB. Ini menjadi level terkuat rupiah sejak 11 November tahun lalu.

Lucky Bayu Purnomo Analis Danareksa Sekuritas menyatakan pada dasarnya tren dollar AS saat ini berada dalam kondisi down tren. Sehingga pelemahan masih dapat dialami oleh mata uang Paman Sam terhadap mata uang garuda dengan target 13.100.

Dia menambahkan, bahwa rupiah masih bisa melanjutkan penguatannya. "Target terendah 13.050," terang Lucky kepada KONTAN, Senin (11/9).

Melihat rupiah yang sedang menguat, dia berpendapat sebaiknya investor menghindari emiten yang berbasis mata uang dollar AS. Diantaranya perusahaan yang memiliki kontrak dagang dan mitra kerja dengan basis mata uang asing. Diantaranya seperti pertambangan, perkebunan, dan industri dasar.

"Satu bulan ini September, emiten yang punya basis transaksi mata uang dollar dihindari dulu, karena masih mengalami tren pelemahan," tambahnya.

Selain itu, ada emiten yang justru mendapatkan apresiasi positif atas penguatan mata uang rupiah. Diantaranya emiten seperti properti, dan ritel. Lucky menjagokan emiten seperti PPRO, CTRA, LPPF, INDF, dan ICBP. " Mereka yang punya dominasi untuk gunakan arus uang berbasis rupiah," tambahnya.

KONTAN

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...