google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham HPX | 28 September 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham HPX | 28 September 2017

HP MARKET SUMMARY
9/28/2017

Dow Jones     
22340.7           0.25%
          
S&P 500         
2507.0             0.41%
          
DAX    
12657.4           0.41%
          
Nikkei 225      
20336.9           0.34%
          
Kospi  
2372.5             0.00%
          
Hang Seng     
27642.4           0.47%
          
Straits Times  
3236.2             0.75%
          
Shanghai        
3345.3             0.05%
          
S&P/ASX 200  
5684.5             0.36%
          
LOCAL MARKET       
IHSG  
5863.0             -0.02%
          
LQ-45 
975.5               -0.02%
          
EIDO  
26.3                 -0.94%
          
ISSI    
183.2               -0.12%
          
JII      
732.1               0.03%
          
OTHER INDICES      
EEM Index      
44.3                 -0.36%
          
Vix Index        
9.9                   -2.95%
          
Dollar Index   
93.4                 0.05%
          
Telkom ADR   
34.6                 -0.35%
          
COMMODITY
Nymex Oil      
52.1                 -0.08%
Brent Crude   
57.7                 -0.29%
          
CPO Rotterdam
725.0               -4.61%
CPO Malaysia  
2759.0             0.15%
          
Soybean CBT  
964.0               -0.16%
          
Rubber Tocom
208.2               -2.71%
          
Nickel Spot     
10157              -2.29%
          
Nickel Inventory         
385158            0.49%
          
Tin Spot         
20890              -0.10%
          
Tin Inventory 
2070                0.00%
          
Newcastle Coal
97      
          
Gold   
1283.6             0.06%
          
CROSS CURRENCY   
USD-IDR         
13445.0           -0.53%
EUR-USD        
1.2                   0.03%
USD-JPY          
112.9               -0.03%
          
US 10 Year     
2.3                   -0.23%
ID 10 Year      
6.5                   0.00%
ID 30 Year      
7.4                   -0.09%

Corporate News

BMRI (+0,76%)
Targetkan Kredit Infrastruktur Tumbuh 20%

PADI (+8,19%)
Akuisisi Bank Muamalat Rp4,5 Triliun

TRAM (-3,97%)
Rights Issue, Efek Dilusi Tinggi

RIGS (-1,55%)
Proyeksi Pendapatan Turun 28%

IDPR (0,00%)
Kejar Kontrak Baru Rp1,1 Triliun

WSKT (-1,63%)
Waskita Realty Akuisisi 300 Hektare

HP Key Calls

PGAS
PGAS telah sampai pada target turun dari pola Falling Wedge (pink) di sekitar 1470. RSI terdeteksi positive divergence (harga membuat new low, tapi indicator relatively flat). Terjadi peningkatan volume saat bertahan di area Support. Jika benar technical rebound terjadi, maka Resistance terdekat adalah MA10 di level 1620, kemudian disusul MA20 di  sekitar 1760.

Rekomendasi
Speculative Buy
Entry Level: 1490-1470
Target: 1620/1760
Stoploss: 1450

WIKA
WIKA kembali menjumpai level terendah sebelumnya yaitu 1785, namun kali ini indicator RSI menyiratkan positive divergence. Jika rebound dapat terjadi, maka WIKA diharapkan dapat melalui MA20 di angka 1890, untuk kemudian menuju MA50 di area 1960.

Rekomendasi
Speculative Buy
Entry Level: 1785-1795
Target: 1890/1960
Stoploss: 1770

LQ45
LQ45 tinggal menyisakan satu Support lagi yang menahan yaitu MA50 di level 974.5. LQ45 harus segera menembus pagar 978.6 untuk setidaknya naik kembali ke atas MA10.

Rekomendasi
Hold
Support: 974.5
Resistance: 978.6/984

©Henan Putihrai

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...