google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham BMRI | 20 Oktober 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham BMRI | 20 Oktober 2017

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), terus berinovasi dalam memperkuat layanan digital banking guna memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada nasabah. Ini terlihat melalui kerjasama perseroan dengan operator layanan switching PT Rintis Sejahtera (Rintis) dan maskapai nasional Citilink Indonesia dalam pembayaran mitra billers di jaringan Rintis dan penerbitan co-branding uang elektronik.

Menurut Direktur Distributions Bank Mandiri, Hery Gunardi, sinergi dengan kedua perusahaan jasa tersebut merefleksikan keinginan perseroan untuk memperluas penetrasi perseroan di layanan perbankan online serta membudayakan transaksi online kepada masyarakat luas.

Seiring dengan dukungan pada Gerakan Nasional Non Tunai, kami ingin menjadikan transaksi digital sebagai sebuah gaya hidup yang bisa menawarkan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat, sekaligus menciptakan efisiensi pengelolaan keuangan bagi pelaku dunia usaha,. ungkap Hery saat penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Citilink Indonesia dan Rintis di Plaza Mandiri Jakarta, Kamis.

Atas implementasi komitmen perseroan dalam membangun layanan digital banking selama ini, Hery melanjutkan, saat ini hampir 95% transaksi nasabah Bank Mandiri telah dilakukan melakukan jaringan elektronik perseroan.

Buktinya, data pada Januari-Agustus 2017 memperlihatkan bahwa jaringan elektronik Bank Mandiri melayani lebih dari 6 juta transaksi per hari dengan transaksi finansial harian hingga Rp6,3 triliun.

.Dari data tersebut, channel elektronik yang paling sering digunakan nasabah adalah Mandiri ATM dengan frekuensi 3,6 juta transaksi per hari dan transaksi finansial harian sebesar Rp3 triliun,. kata Hery.

Disamping ATM, Hery mengungkapkan, layanan perbankan perseroan lain yang berbasis digital antara lain mandiri e-cash yang saat ini sudah bekerja sama dengan LINE Pay e-cash, mandiri e-money, dan mandiri mobile yang saat sudah transformasi ke mandiri online.

Mandiri online sendiri merupakan inovasi e-channel terbaru dari Bank Mandiri yang mengintegrasikan layanan internet banking dan mobile banking, sehingga Nasabah dapat dengan mudah mengakses kedua layanan tersebut hanya dengan satu akun di satu smartphone. Mandiri online juga hadir dengan tampilan yang lebih informatif dimana seluruh portfolio Nasabah dapat terlihat pada satu layar.

Fitur - fitur andalannya antara lain biller yang lebih lengkap serta kemudahan isi ulang saldo uang elektronik atau e-money, khusus Nasabah yang menggunakan smartphone tipe android NFC, isi ulang saldo e-money menjadi lebih mudah karena langsung dapat melakukan update saldo tanpa harus ke ATM. Sejak rilis pada bulan Maret lalu, jumlah user mandiri online sudah mencapai 1,06 juta user per September 2017.

Adapun dalam kerjasama ini, Bank Mandiri dan PT. Rintis Sejahtera sepakat menggunakan konsep Aggregator di mana Rintis akan memfasilitasi transaksi pembayaran Mitra Billers yang tergabung di Jaringan PRIMA pada e-channel Bank Mandiri secara real time online.

Pemanfaatan konsep aggregator ini, Menurut Hery, akan menguntungkan dari sisi administrasi dan teknis karena Bank Mandiri cukup terhubung dengan Rintis tanpa perlu berhubungan langsung dengan Mitra Billers.

.Dengan demikian, nasabah pelanggan mitra billers di jaringan PRIMA juga akan dapat melakukan transaksi pembayaran di Bank Mandiri. Harapannya, kerjasama ini juga dapat meningkatkan manfaat yang ditawarkan Rintis kepada mitra billers,. kata Hery.(end/fu)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

Info Pasar : Prospek Alumunium, 16 Maret 2017

Prospek cerah, harga aluminium tahun ini bisa naik JAKARTA. Pasca koreksi yang cukup dalam, harga aluminium perlahan bangkit. Rabu (15/3) pukul 09.49 WIB, harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange naik 0,40% ke level US$ 1.867 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Tapi dalam sepekan, harga aluminium terkikis 0,53%. Harga aluminium menguat berkat naiknya produksi industri China. Produksi industri China di Februari 2017 tumbuh 6,3%, lebih tinggi ketimbang pertumbuhan bulan sebelumnya yang cuma 6%. Ibrahim, Direktur Garuda Berjangka, bilang, data ekonomi dari China tersebut menjadi pendorong utama kenaikan harga aluminium. Maklum, hal ini menimbulkan harapan permintaan aluminium dari Negeri Tirai Bambu akan semakin tinggi. Selain itu, kurs dollar Amerika Serikat (AS) yang turun juga mendongkrak harga. "Dollar AS melemah menjelang pengumuman hasil FOMC pada Kamis dini hari nanti," ujar Ibrahim, Rabu (15/3). Penyebabnya, pelaku pasar mela...

Kisah Pedagang Kopi di Perbatasan RI Beromzet Rp 2 Juta/Hari

Senyum mengembang selalu nampak di raut wajah Siti Badriyah. Perempuan berhijab asal Jawa Tengah itu sudah tinggal di kawasan perbatasan Papua sejak umur 7 tahun. Ia membuka usaha makanan dan kopi keliling di tapal batas Indonesia dengan Papua Nugini. Kalau di Jakarta, mungkin banyak yang menyebut profesi seperti Siti dengan sebutan 'starling', plesetan dari kata Starbucks keliling. Walau hanya berprofesi sebagai starling, bisa dibilang Siti cukup sukses di sana. Bayangkan, omzetnya saja mencapai Rp 2 juta per hari. Kalau dikalikan sebulan berarti puluhan juta omzetnya. Siti bercerita bagaimana awalnya dia bisa tinggal di wilayah perbatasan hingga mencari nafkah di sana. Sejak tahun 1982, Siti mengaku orang tuanya mengikuti program transmigrasi. Karenanya, mau tak mau Siti juga ikut kedua orang tuanya hijrah dari kampung halamannya Banyuwangi ke Papua. Bukan hal yang buruk menurutnya tinggal di kawasan tapal batas. Sebab, selain kondisinya yang juga tentram saat ini, roda ekono...