google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Agenda Ekonomi Penting | 13 November 2017 Langsung ke konten utama

Agenda Ekonomi Penting | 13 November 2017

*FYI,*

(1) *AGENDA EMITEN 13/11/2017* :
• *Rups* : KMTR, POOL
• *Ex Dividen* : PT Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign Bonds (XISB)
• *Ex Right Issue* : MREI 
• *Masa Penawaran Awal/Bookbuilding IPO*  :
~ PT Panca Budi Idaman Book (31 Okt 2017 - 15 Nov 2017)
• *Masa Penawaran IPO*  :
~ PT PP Presisi (13 - 14 November 2017)
• *Periode Perdagangan Saham Negosiasi Sebelum Delisting* :
~ BRAU & TKGA : 19 Okt 2017 - 15 Nov 2017 (Delisting : 16 Nov 2017)

• *Obligasi/Bonds* :
*~Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap I 2017 (13 - 24 November 2017)

• *MSCI November 2017 Semi-Annual Index Review* Announcement date : November 13, 2017, Effective date December 1, 2017

(2)  *TENDER OFFER* :
*• JAWA* : Rp 250 Tgl Pengalihan Saham melalui pasar negosiasi di BEI 10 Nov 2017, Tgl Pembayaran 14 Nov 2017
*• LAMI* Rp 814, Pembayaran 15 Nov 2017

(3) *PEMBELIAN KEMBALI/BUYBACK SAHAM*
• *APLI* : Periode Buyback 1 Juni 2016 - 30 Nov 2017
• *TBIG* : Periode Buyback 25 Okt 2016 - 25 April 2018
• *TRIS* : Periode Buyback 3 Nov 2016 - 2 Mei 2018
• *HRUM* : Periode Buyback 13 Des 2016-12 Juni 2018
• *KKGI* : Periode Buyback 2 Maret 2017 - 1 September 2018
• *BNGA* : Periode Buyback 18 Bulan Sejak Persetujuan Rups 25 April 2017
• *SRTG* : Periode Buyback sampai 31 Desember 2017
• *SSIA* : Periode Buyback 5 Mei 2017 - 4 November 2018, buy-back at maximum of Rp1,000/share
• *SMMA* : 2 Juni 2017 - 1 Desember 2018
• *GPRA* : Periode Buyback 19 Juni 2017 - 18 Desember 2018
• *MDLN* : Periode Buyback sampai 12 Bulan setelah Rups 19 Juni 2017
• *MPMX* : Periode Buyback 27 Juli 2017 - 31 Desember 2017
• *WSBP* : Periode Buyback 27 Juli 2017 - 27 Januari 2019
• *BJTM* : Periode Buyback 7 Desember 2017 - 1 April 2018
• *BRPT* : Periode Buyback 15 Desember 2017 - 14 Juni 2018
• *ENRG* : Pembelian kembali 2 (dua) sisa saham Seri B dengan nilai nominal Rp. 100, per saham yang timbul dari hasil pelaksanaan reverse stock (Rupslb 20 Des 2017)

(4) *AGENDA EKONOMI*
• *Indonesia* : Loan Growth YoY Oct
• *Euro Area* : ECB Constâncio Speech

(5) *EVENT* :
• *Kunjungan Presiden Amerika, Donald Trump Ke Negara Asia (Jepang, Korsel, China, Vietnam, Filipina, dan Hawaii* 3-14 November 2017.

• *31st ASEAN Summit and Related Meetings + Special Celebration of ASEAN* @50 with the Leaders, Nov 10-14, 2017

• *dbAccess Global Quant Conference 2017*, November 13-15, 2017 @Hong Kong

• *Maybank Kim Eng Malaysia Institutional Equities* 2017 November 14 (Startups: 2017)

• *Morgan Stanley Asia Pacific Summit* Nov 15, 2017 (ISAT)

• *Morgan Stanley 16th Annual Asia Pacific Summit.* Nov 16 - 17, 2017 @Singapore (MPPA)

💥 *Nomura Asian High Yield Corporate Day 2017, * Nov 16 - 17, 2017 @Hong Kong (APLN, BUMI, BSDE, DOID, ABMM, GIAA, JPFA, KIJA, PBRX)

• *The 5th Global Thermal Coal Resource & Market Summit* 16 - 17 November 2017 @China

(6) *ESTIMASI RILIS LAPORAN KEUANGAN Q3 2017 DAN JADWAL ANALYST MEETING*

• Nov 15, 2017 :
- ISAT (Earnings Call-Earnings Release 3:00PM GMT+7)

• Nov 27, 2017 :
- TBIG

• Limited Review (Paling Lambat 30 Nov 2017) :
- INDY
- SSMS
- MEDC
- WIKA
- WTON

************************************************

*(LS/OCBC - 13/11/2017 , Source : Idx, Trading Economic, Bloomberg, RTI, Bisnis Indonesia, Company - Disclaimer On)*

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...