google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham TLKM | 14 November 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham TLKM | 14 November 2017

Telkom Indonesia menghibahkan pusat internet berkecepatan tinggi atau "Broadband Learning Center" (BLC) di enam lokasi Kota Surabaya, yakni Rusunawa Jambangan, Rusunawa Wonorejo, Rusunawa Pesapen, Rusunawa Sombo, Rusunawa Randu, dan di kelurahan Bulak Banteng.

General Manager Telkom Surabaya, M Nasrun Ikhsan di Surabaya, Senin, mengatakan hibah tersebut bagian dari upaya Telkom sebagai Raja Digilat Indonesia untuk menumbuhkan gaya hidup digital di sektor pemerintah, bisnis, publik dan sektor khusus.

"Dari sektor pemerintahan dan publik kami menghibahkan enam BLC ini, dan untuk mendukung Surabaya sebagai kota cerdas atau smart city," katanya.

Ia mengatakan dalam setiap BLC, terdiri dari 10 buah Personal Computer (PC) yang dilengkapi jaringan Teknologi Informasi (TI), meja dan kursi pengajar, projector dan layar projector, printer, scanner, AC 2 PK, dan beberapa perangkat pendukung lainnya, serta pengajar dan asisten tenaga pengajar.

"Jika dilihat dari Surabaya yang sudah smart city dan diakui dunia international, kami berupaya bisa punya peran aktif untuk mendukungnya dengan menyediakan BLC untuk edukasi public," katanya.

Ia berharap, keberadaan BLC dapat mendukung pariwisata, dan meningkatkan produk barang dan jasa yang dihasilkan UKM dan UMKM agar layak diperdagangkan di mancanegara atau dijual secara daring.

"Yang seperti ini, kami akan fasilitasi melalui Blanja.com dan beberapa jenis usaha dari UKM/UMKM yang ada dalam satu area bisa kami dukung untuk menjadi Kampung Digital seperti yang sudah ada di Surabaya," katanya.(end)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...