google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 8 Februari 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 8 Februari 2018

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (Februari 8, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Darmawan Halim (darmawan.halim@miraeasset.co.id)
Volatilitas masih terjadi pasar modal AS dan ditutup turun dengan Dow Jones dan S&P500 masing-masing turun 0,1% dan 0,5%, yang akan menjadi acuan untuk pembukaan pasar modal Asia. Harga minyak turun lebih dari 2% karena produksi AS yang meningkat ke level tertinggi sepanjang masa di 10.25mn bpd. Harga komiditas logam dan batu bara turun lagi sebesar 1-2%.

Market Indicator
JCI: 6,543.87 (+0.87%)
EIDO: 28.91 (-1.80%)
DJIA: 24,893.35 (-0.08%)
FTSE100: 7,279.42 (+1.93%)
USD/IDR: 13,555 (+0.11%)
10yr GB yield: 6.37% (-1bps)
Oil Price: 61.79 (-2.52%)
Foreign net purchase: -IDR469.1bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BBNI, ADRO, INDF, INDY, WSKT
TOP SELL: BBCA, BBRI, ASII, UNTR, UNVR

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBRI, BBCA, TLKM, SRIL, BBNI

Technical insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 6,534.87 (+0.87%), consolidation, trading range hari ini  6,507 – 6,568. Indikator MFI optimized,indikator W%R optimized,indikator Stochastic %D serta indikator  MACD optimized cenderung naik dari support trend line.  Sementara itu pada Figure 3 pada periode weekly ,indikator MFI optimized, Indikator W%R optimized dan indikator stochastic %D masih tertekan. Daily resistance di 6,568 dan support terdekat di 6,507. Cut loss level di 6,514.
*SMDR Daily, 515 (+0.98%),trading buy, trading range 500 – 555.Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized sudah berada sekitar support trend line dengan kecenderungan bottom reversal. Pada indikator Bollinger Band optimized  harga akan coba bertahan sekitar center line.  Daily resistance terdekat di 555 sebelum ke weekly resistance di 570. Daily dan weekly support di 500 dan 490. Cut loss level di 485.
*WIKA Daily, 1,930(+1.05%),trading buy, trading range 1,900 – 1,970. indikator MFI optimized akan menguji support trend line dan indikator RSI  optimized cenderung menguat lebih lanjut. Disisi lain pada indikator Bollinger Band optimized  akan coba naik dari BBBottom. Weekly resistance di 1,200 dengan catatan daily resistance 1,970 dapat ditembus. Sementara itu daily dan weekly support di 1,900 dan 1,860. Cut loss level di 1,900.
*TINS Daily, 1,010 (+3.69%), trading buy, trading range 990 – 1,030 indikator MFI optimized , indikator RSI optimized dan indikator stochastic % D cenderung menguat. Pada indikator Bollinger Band optimized  harga sudah berada sekitar BB Bottom. Perkiraan daily dan weekly resistance di 1,030 dan 1,050. Daily support dan weekly support di 990 dan 960. Cut loss level di 950.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)
*Kredit konsumen A.S. naik sebesar 5,4% di tahun 2017
*Kredit konsumen A.S. meningkat $ 18 miliar pada bulan Desember setelah merevisi kenaikan $ 31 miliar di bulan November

*WSKT +1.7%. Waskita Karya Tawarkan Obligasi Rp3,4 T
*PADI +2.0%. Rencana Rights Issue Minna Padi (PADI) Dapat Restu Pemegang Saham
*MAPI +2.4%. Mitra Adiperkasa ditopang konsep speciality store
*TMPO +0.7%. Tempo Inti Media bidik kenaikan pendapatan 30%
*BMRI +1.2%. Bank Mandiri berupaya genjot kredit manufaktur
*BBCA -0.1%. BCA anggarkan Rp 4,5 triliun untuk akuisisi bank
*KREN -1.8%. Kresna Graha Investama (KREN) Terus Perkuat Bisnis Digital

Daily write up
Trend Focus: The rise of the “sharing economy” by Mangesti Diah Sulistiani (mangesti@miraeasset.co.id)
- Platform online seperti Go-Jek, Grab, Uber, Airbnb, Lazada, dan Tokopedia telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, mengenalkan orang pada bentuk sharing baru, berkolaborasi, transaksi peer-to-peer, dsb. Jenis model bisnis ini, yang telah menyebar ke sebagian besar sektor bisnis di seluruh dunia, mencirikan apa yang kemudian disebut "ekonomi bersama" (atau "konsumsi kolaboratif").
- ‘Ekonomi bersama’ mengacu pada kegiatan peer-to-peer yang melibatkan kolaborasi dan berbagi akses terhadap aset dan layanan melalui platform online. Dengan kata lain, ‘ekonomi bersama’ atau ‘konsumsi kolaboratif’ adalah model yang ditujukan untuk mengoptimalkan utilitas konsumen dalam kerangka teknologi berbasis digital baru.
- Akses internet sangat penting bagi bangkitnya ‘ekonomi bersama’, karena internet memberi konsumen kemampuan untuk bertukar informasi (file sharing). Faktor utama kedua dalam munculnya ‘ekonomi bersama’ adalah adopsi perangkat seluler yang meluas, yang memudahkan akses informasi kapan dan dimana saja. Yang terakhir, kemunculan platform pasar internet telah menciptakan cara baru untuk menghubungkan konsumen dan pengusaha.
- Karena ekonomi berbagi kini tidak dapat dipisahkan dari aktivitas sehari-hari orang Indonesia, kami percaya tren tersebut telah berhasil menembus aktivitas konsumen.

Earnings update
Bank Mandiri (BMRI IJ) 4Q17 review: Quality improvement by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.co.id)
(Feb 7, 2018)
- For 4Q17, Bank Mandiri (BMRI) booked net profit of IDR5,570.0bn (-0.6% QoQ, +210.6% YoY), lifting full-year net profit slightly above our previous 2017 forecast of IDR20.1tr (102.7% achievement).
- As largely expected, BMRI continued to shift its loan portfolio towards quality borrowers. The key segments driving loan growth were corporate (+14.7% YoY), micro (+22.3% YoY), and consumer (+17.6% YoY).
- As asset yield pressures and easing cost of funds should continue, the main variable for NIM should be the key policy rate. Our house view is that BI is likely to raise the policy rate twice this year (Bloomberg consensus: 4.35%).
- BMRI’s asset quality improved in 4Q17 (NPL ratio -29bps QoQ). As macro indicators sensitive to NPL, such as commodity prices and the global economy, are showing improvements, we expect BMRI’s asset quality to improve in 2018.
- Improvement in asset quality as well as credit cost are the key investment points for BMRI. We retain our Trading Buy recommendation on BMRI and revise up our target price from IDR7,910 to IDR8,800. 

<Market Headlines>
Penetrasi ke bisnis petrokimia, Energi Mega siap mengeluarkan USD600 juta (Investor Daily)
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melalui PT Energi Mega PTA telah menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Reignwood International Investment (Group) Ltd untuk membangun pabrik petrokimia senilai USD600 juta.
Minna Padi saat ini sedang mencari skema baru untuk membeli saham Muamalat (Investor Daily)
PT Minna Padi Investama Tbk (PADI) bertujuan untuk mengusulkan skema baru untuk mengakuisisi beberapa saham Muamalat. Perusahaan akan membuat konsorsium yang melibatkan institusi asing dan lokal dalam skema baru ini.

Penjualan batubara ADRO turun (Kontan)
Penjualan batubara pada kuartal IV-2017 mencapai 12.39mn ton, atau turun 9% YoY. Sementara itu, total volume penjualan tahun 2017 mencapai 51.82mn ton atau turun 4% dibandingkan tahun 2016.
SRIL targetkan proses akuisisi tuntas bulan ini (Kontan)
SRIL menargetkan proses akuisisi dua perusahaan tekstil bisa rampung pada bulan ini. Usai akuisisi, produksi tekstil SRIL bakal meningkat.
Keluarga Tahir masuk BKSL (Bisnis Indonesia)
Emiten properti PT Sentul City Tbk mendapat investor baru dari keluarga Tahir lewat transaksi pembelian lebih dari 6% saham senilai IDR1.17tr pada
akhir Januari 2018.
WSKT Suntik WTR IDR1.2tr  (Bisnis Indonesia)
PT Waskita Karya Tbk akan mengucurkan 35% dana hasil emisi obligasi senilai total IDR3.45Tr kepada anak usahanya, PT Waskita Toll Road.
(Kompas)
IHSG Menguat Lagi Setelah Muncul Sentimen Positif
Perlu Inovasi Fiskal untuk Perbaikan Ekonomi
Harga Beras Fluktuatif
Ekspor Musiman Tak Akan Berkelanjutan
Siklus Penggantian Ponsel Pintar Lebih Lama
Eastspring Investments Akan Tambah Produk

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...