google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham BBNI | 14 Maret 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham BBNI | 14 Maret 2018

Berita Saham BBNI

Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan International Monetary Fund (IMF) - World Bank Group (WBG) Annual Meeting 2018 yang akan digelar di Bali pada Oktober 2018 mendatang. Indonesia tidak hanya ingin menjadi tuan rumah yang sukses dalam hal penyelenggaraan, tetapi juga ingin memanfaatkan kegiatan ini untuk mendapatkan perhatian dunia dengan cara mengenalkan budaya, produk dan pariwisata Indonesia.

Sebagai persiapan menuju IMF - WBG AM 2018, Sekretariat Panitia Nasional IMF - WBG AM 2018 menyelenggarakan acara Voyage to Indonesia Art Exhibition yang terbuka untuk umum mulai dari tanggal 12 - 14 Maret 2018 di Gedung Jusuf Anwar Kementerian Keuangan. PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) Tbk atau BNI turut ambil bagian dalam mendukung acara tersebut dengan menjadi salah satu official banking partner di acara Voyage to Indonesia Art Exhibition dan IMF - WBG AM 2018.

Pembukaan Voyage to Indonesia Art Exhibition di Gedung Jusuf Anwar Kementerian Keuangan pada hari Selasa (13 Maret 2018) dihadiri oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, serta Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati.

Dalam sambutannya, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengatakan, "Kita sebagai Sekretariat Panitia Nasional ingin masyarakat ikut serta menciptakan kesan bahwa Indonesia adalah negeri multi dimensi. Kita ingin persembahkan wajah Indonesia yang begitu kaya akan seni dan budaya di mata internasional. Selain itu, pameran ini juga turut mempersembahkan wajah Indonesia yang sesungguhnya serta nilai-nilai Indonesia sesungguhnya di mata dunia".

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menambahkan, "Kita akan perlihatkan pada dunia bukan hanya kondisi ekonomi Indonesia yang membaik, namun kita juga memiliki banyak kesenian serta tujuan pariwisata. Dengan pameran ini, kita akan perlihatkan bahwa Indonesia punya banyak seni dan budaya yang memiliki nilai yang tinggi, serta kita akan perlihatkan juga kepada dunia bahwa Indonesia akan mengarah kepada negara besar".

Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati menuturkan, BNI sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang mempromosikan Indonesia untuk menjadi lebih baik di mata dunia, contohnya Voyage to Indonesia Art Exhibition ini. Dengan baiknya nama Indonesia di mata dunia, maka segala aspek yang berkaitan dengan perekonomian tentu akan menjadi lebih baik dan tentu Indonesia akan mendapat banyak perhatian dari dunia internasional.

Adi juga menambahkan, Sebagai salah satu official banking partner, BNI akan menyediakan layanan keuangan untuk para delegasi IMF - World Bank Group Annual Meeting 2018 nanti, yang akan memenuhi kebutuhan transaksi saat berbelanja, penukaran uang hingga tarik tunai. Prinsip utamanya adalah memberikan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan bagi mereka dalam bertransaksi selama di Bali. (end)

Source:

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...