google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 25 Mei 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 25 Mei 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (May 25, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Semalam, indeks AS tergelincir didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik (Trump membatalkan pertemuan dengan Kim Jong Un yang sangat dinantikan). Namun, sangat mengejutkan kami, EIDO (MSCI Indonesia ETF yang terdaftar di AS) melonjak 3,1% (5yr Indo CDP turun 4,9%). Selain Fed menyinggung fakta bahwa Fed akan membiarkan inflasi overshoot, ada sesuatu yang spesifik dari Indonesia yang memperkuat investor. Memang, rupiah menguat 0,5% terhadap USD, 10yr yields turun 4bps dan asing NET BUYers sebesar IDR685milyar. Kami menganggap penunjukan Gubernur Perry sebagai pendorong utama rally kemarin. Pak Perry berjanji untuk mengambil langkah-langkah pre-emptive untuk menjaga stabilitas dengan fokus jangka pendek pada stabilisasi rupiah sembari mendukung pertumbuhan ekonomi. Untuk sesi kedua, LQ45 (+3,4%, indeks liquid large cap) mengungguli IHSG (+2,7%, composite). Melihat volume transaksi harian (IDR8,2triliun), saya pikir optimisme investor masih sangat rapuh (1 month avg. transaksi harian IDR8,7triliun).

Market Indicator
JCI: 5,946.54 (+2.67%)
EIDO: 24.89 (+3.06%)
DJIA: 24,886.76 (-0.30%)
FTSE100: 7,716.74 (-0.92%)
USD/IDR: 14,133 (-0.53%)
10yr GB yield: 7.58% (-4bps)
Oil Price: 70.71 (-1.57%)
Foreign net purchase: IDR684.6bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BBRI, PGAS, BBCA, INKP, PTBA
TOP SELL: ADRO, BMRI, INDF, ERAA, EXCL

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBRI, PGAS, BMRI, BBCA, TLKM

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Existing-home sales di 5,46 juta SAAR pada bulan April, kata NAR
Rata-rata klaim pengangguran empat minggu naik 6,250 menjadi 219.750
Klaim pengangguran mingguan awal meningkat 11.000 hingga 234.000

*UNVR +3.6%. Divestasi Bisnis Margarin, Unilever Indonesia (UNVR) Akan Kantongi Rp2,65 Triliun
*CPIN +6.5%. Charoen Pokphand Indonesia menyiapkan belanja modal Rp 2,6 triliun
*PPRO +4.5%. PP Properti mulai bangun kawasan Aero City akhir tahun ini
*TOPS +0.5%. Pacu Likuiditas Saham, Totalindo Eka Persada (TOPS) Stock Split 1:5
*ACES +4.1%. Ace Hardware tambah empat gerai lagi
*BIRD -0.3%. Blue Bird membagikan dividen Rp 51 per saham

Technical insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 5,946.54(+2.67%), limited updise & prone to correction, trading range hari ini 5,864 - 5,968 kenaikan pada indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D masih terlihat namun mulai terbatas, Pada periode weekly ,indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik Daily resistance terdekat di 5,968 dan support di 5,911. Cut loss level di 5,807.

*ACES Weekly,  1,250 (+5.49%),trading buy ,trading range 1,180 –1,320 indikator MFI optimized, indikator W%R  optimized cenderung naik dan indikator Stochastic%D akan menguji support trend line. Weekly support di 1,180 dan weekly resistance di 1,320.Cut loss level di 1,135.

*CPIN Weekly, 3,580 (+4.99%),trading buy,  3,400 – 3,690. indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan stochastic %D optimized cenderung masih cenderung naik Daily dan Weekly resistance di 3,680 dan 3,690. Sementara itu daily dan weekly support di 3,490 dan 3,400. Cut loss level di 3,340.

*RAJA Daily, 745 (+5.67%), trading buy, trading range 710 – 775. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik. Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat. Perkiraan daily dan weekly resistance di  775  dan 835. Daily support dan weekly support di 710 dan 690. Cut loss level di 640.

Daily write up
Crude oil: Bullish continuation by Andy Wibowo Gunawan (andy.wibowo@miraeasset.co.id)

- Kami percaya bahwa ketegangan geopolitik antara AS dan negara-negara Timur Tengah akan meningkat setelah Trump menarik posisi AS dari kesepakatan nuklir Iran dan menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

- Kami menduga bahwa AS membutuhkan harga minyak global yang lebih tinggi untuk meningkatkan ekonominya di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Lebih lanjut, kami optimis bahwa AS akan mengelola pasokan minyaknya untuk mengamankan ekonominya dalam jangka panjang.

- Kami percaya bahwa para pemain shale AS akan mengelola jumlah rig yang akan datang untuk mengantisipasi Arab Saudi memompa lebih banyak minyak yang dapat menyebabkan harga minyak dan serpih minyak global yang lebih rendah.   

- Menurut International Energy Agency (IEA), permintaan minyak global akan tumbuh rata-rata 1,2 juta barel/hari di belakang pertumbuhan ekonomi global yang lebih kuat. Pada 2023F permintaan minyak global akan mencapai 104,7 juta barel/hari, naik 6,9 juta barel/hari dari 2018F.




Delta Dunia mengamankan kontrak sebesar USD7 miliar (Investor Daily)
PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) melalui anak perusahaannya, yaitu PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma) telah menandatangani kontrak baru untuk tahun ini. Kontrak itu berasal dari PT Tanah Bumbu Resources, PT Insani Baraperkasa, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Dengan demikian, Buma telah memperoleh kontrak sebesar USD7 miliar pada tahun 2018 atau meningkat USD2 miliar dari kontrak tahun 2017.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...