google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham BBCA | 4 Mei 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham BBCA | 4 Mei 2018


Ciptadana Sekuritas on Bank Central Asia (BBCA) 04/24/2018
Solid start to the year

- Bank Central Asia (BBCA) memulai tahun 2018 dengan hasil 1Q18 yang solid. Laba bersih 1Q18 tercatat sebesar Rp5,5 triliun (+ 10,4% YoY), membentuk 21% dari perkiraan kami berdua dan konsensus 2018F. Pertumbuhan kredit BBCA (+ 15.0% YoY) terus melebihi sektor ini. Namun meskipun pertumbuhan kredit kuat, pendapatan bunga bersih tumbuh pada laju yang lebih lambat sebesar 7,1% YoY di 3M18 karena NIM turun 20 bps YoY menjadi 6,6% terutama pada hasil pinjaman yang lebih rendah. PPoP juga agak lambat pada 8,6% YoY, terutama karena biaya operasional yang lebih tinggi secara musiman (+ 8,7% YoY), di samping NIM yang lebih rendah. Biaya operasional datang sedikit lebih tinggi daripada perkiraan karena pengeluaran personil yang lebih tinggi secara musiman pada kuartal pertama, maka rasio biaya terhadap pendapatan mencapai tingkat yang lebih tinggi 53,8% di 3M18 (vs 52,6% di 3M17).

- Sebagian besar tekanan hasil aset di 3M18 dapat diimbangi oleh biaya dana yang lebih rendah, yang datang 25 bps lebih rendah hingga 1,8% atau terendah dalam beberapa tahun terakhir. Kami melihat efisiensi biaya dana ini terutama didorong oleh manajemen liabilitas yang lebih baik dengan lebih sedikit pinjaman (-51% YoY menjadi Rp2,4 triliun) dan CASA lebih tinggi (77,3% dari total setoran vs 75,8% tahun lalu). Pada harga deposit pelanggan, BBCA mengambil langkah awal untuk mempertahankan pelanggannya dengan menaikkan suku bunga deposito sekitar 25 bps pada akhir 1Q18.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp26,100

Mirae Asset

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...