google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 25 Juni 2018 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 25 Juni 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(June 25, 2018)
Investment Information Team
(firman.hidayat@miraeasset.co.id)

U.S

Dow Jones akhirnya rebound didorong oleh saham sektor energi

DJIA, +0,49% naik 119,19 poin,  menjadi 24.580,89

Investor telah khawatir bahwa ketegangan perdagangan antara AS dan mitra dagang utama seperti China dan Uni Eropa dapat berkembang menjadi hambatan besar pada ekonomi global.

Kekhawatiran ini muncul karena ekonomi AS, yang terbesar di dunia.

Uni Eropa membalas kebijakan tariff impor AS dengan pernyataan akan mulai menerapkan tarif pada $ 3,2 miliar impor AS pada hari Jumat.

Europe

Pasar saham Eropa berakhir lebih tinggi

Pasar saham di seluruh Eropa ditutup lebih tinggi pada hari Jumat, dibantu oleh data yang menunjukkan aktivitas bisnis yang meningkat di zona euro.

Sentimen positif lainnya berasal dari kesepakatan zona euro yaitu rencana pelunasan utang Yunani setelah bailout negara berakhir, dan sektor energi mendapat sentimen positif dari reli harga minyak.

Indeks Stoxx Europe 600 SXXP, +1,09% berakhir pada 381,92

Jumat pagi, para menteri keuangan zona eropa setuju untuk mengurangi beban utang Yunani ketika bailout negara itu berakhir pada bulan Agustus nanti. Yunani kini memiliki 10 tahun lagi untuk membayar kembali hampir € 100 miliar ($ 116 miliar) pinjaman - sekitar setengah dari total bailout sejak 2010 - dan mendapat pinjaman lagi sebesar € 15 miliar.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...