google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) Sudah Tidak Rugi Langsung ke konten utama

PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) Sudah Tidak Rugi


Upaya PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) untuk keluar dari kerugian berhasil. Meski masih tipis, perusahaan ini mampu mencetak laba di semester I tahun ini.

Pada periode tersebut, BWPT mencatatkan laba bersih Rp 2 miliar. Padahal, periode yang sama tahun sebelumnya, BWPT masih merugi Rp 128 miliar. Perolehan laba ini merupakan yang pertama kalinya sejak 2015.

Perolehan laba bersih seiring dengan kenaikan produksi tandan buah segar (TBS) pada semester satu 2018 sebesar 718.100 ton, naik 15% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedang produksi minyak kelapa sawit (CPO) dan palm kernel (PK) juga mengalami kenaikan masing-masing 13% dan 21,6% dibanding semester satu 2017 menjadi 155.761 metrik ton (MT) dan 25.890 MT.

"Kami harapkan pencapaian laba bersih ini bisa berlanjut hingga akhir 2018," ujar Henderi Djunaidi, Direktur Keuangan BWPT, Senin (30/7). Pencapaian itu juga diharapkan merupakan titik balik kebangkitan kinerja perusahaan di masa mendatang.

Namun, pencapaian laba bersih itu tidak sejalan dengan pendapatan. Pendapatan BWPT justru turun 6% menjadi Rp 1,4 triliun.

Penurunan terjadi karena tertundanya pengiriman atau pengambilan CPO sehubungan libur panjang di bulan Juni. "Faktor turunnya harga CPO hanya berkontribusi 4% terhadap penurunan pendapatan," imbuh Henderi.

Paruh waktu tahun ini, BWPT mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar 9% menjadi Rp 508,6 miliar. Sedang laba sebelum pajak berhasil meningkat 78% dibanding semester satu 2017.

Masih di periode yang sama, BWPT memiliki stok CPO sebesar 42.342 MT, hampir tiga kali lipat stok pada semester satu tahun lalu. Adapun stok PK mencapai 10.073 MT. "Stok CPO dan PK ini hanya menunggu waktu pelaksanaan pengiriman atau pengambilan oleh pembeli," pungkas Henderi.
http://investasi.kontan.co.id/news/eagle-hign-plantations-bwpt-bangkit-dari-kerugian

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...