google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Jasa Marga (Persero) (JSMR) lakukan Maintenance Langsung ke konten utama

PT Jasa Marga (Persero) (JSMR) lakukan Maintenance


PT Jasa Marga (Persero) Cabang Jakarta-Cikampek (Japek) melakukan pemeliharaan rutin jalan tol berupa "rigid pavement" untuk jalur arah Jakarta dan arah Cikampek demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol.

Dalam keterangan resmi Jasa Marga yang diterima di Jakarta, Sabtu, jalur arah Cikampek akan dilakukan kegiatan rekonstruksi mulai Km 35+720 hingga Km 35+875 di lajur 2 dengan panjang penanganan 155 m.

Kegiatan rekonstruksi jalur arah Cikampek dilakukan mulai Sabtu (7/7) pukul 22.00 WIB hingga Kamis (12/7) pukul 05.00 WIB.

Sementara itu, kegiatan rekonstruksi jalur arah Jakarta dilakukan mulai dari KM 31+514 hingga KM 31+444 dan KM 31+406 hingga KM 31+351di lajur 2, panjang penanganan 125 m.

Penanganan jalur arah Jakarta dilakukan mulai Senin (9/7) pukul 09.00 WIB hingga Jumat (13/7) pukul 05.00 WIB.

Guna menjaga kelancaran arus lalu lintas, kegiatan "loading" bongkaran dan pengecoran akan dilakukan pada saat "window time", yaitu setelah pukul 20.00 WIB.

Selain itu, Jasa Marga Cabang Japek juga menyiagakan petugas di lokasi pengerjaan untuk memastikan kelancaran lalin dan keselamatan pengguna jalan tol.

Jasa Marga Cabang Japek juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pengerjaan.

Jasa Marga Cabang mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu serta arahan para petugas di lapangan.(end)

http://www.iqplus.info/news/stock_news/jsmr-jasa-marga-lakukan-pemeliharaan-tol-jakarta-cikampek,89071719.html

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...