google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Penjualan PT United Tractors Tbk. (UNTR) Meningkat di 2018 Langsung ke konten utama

Penjualan PT United Tractors Tbk. (UNTR) Meningkat di 2018


Emiten alat berat dan kontraktor PT United Tractors Tbk. (UNTR) membukukan penjualan alat berat sejumlah 2.876 unit pada periode Januari—Juli 2018. Volume itu mencakup 63,91% dari target sepanjang tahun sejumlah 4.500 unit.

Investor relations United Tractors Ari Setiyawan menyampaikan, pada 7 bulan pertama 2018 perusahaan sudah membukukan penjualan alat berat sejumlah 2.876 unit. Volume itu meningkat 39,54% year-on-year (yoy) dari Januari—Juli 2017 sebanyak 2.061 unit.

Pasar di sektor tambang mendominasi penyerapan sebesar 55%, kemudian konstruksi 21%, perkebunan 15% dan kehutanan 9%. Moncernya penjualan di sektor tambang didukung harga batu bara yang bergerak positif.

“Pada bulan Juli 2018, penjualan Komatsu mencapai 476 unit, naik dari bulan sebelumnya 303 unit. Adapun, pencapaian selama 7 bulan membuat pangsa pasar kami mencapai 36%,” paparnya dalam laporan operasional perusahaan, Kamis (23/8/2018).

Corporate Secretary United Tractors Sara K. Loebis menyampaikan, faktor pendukung penjualan alat berat didominasi sektor tambang karena harga batu bara yang positif. Untuk memacu penjualan dalam bisnis alat berat, perusahaan memastikan layanan purna jual untuk menopang kinerja konsumen.

Tahun ini, UNTR membidik penjualan alat berat sejumlah 4.500 unit, tumbuh 18,79% yoy dari realisasi 2017 sebanyak 3.788 unit. Artinya, raihan pada 7 bulan pertama 2018 mencapai 63,91% dari target setahun penuh.
http://market.bisnis.com/read/20180823/192/830962/united-tractors-untr-realisasikan-6391-target-per-juli-2018

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...