google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Jual Produk Premium Langsung ke konten utama

PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Jual Produk Premium

PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Jual Produk Premium


Emiten pertambangan batu bara PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) mulai melakukan penjualan produk premium dengan kalori 6.100—6.700 Kcal/kg pada bulan ini.

Direktur Komersial PTBA Adib Ubaidillah mengungkapkan, pada bulan ini perusahaan sudah melakukan pengiriman perdana produk batu bara berkalori tinggi sejumlah 225.000 ton. Perinciannya, ke pasar Taiwan 150.000 ton, dan Jepang 75.000 ton.

“Batu bara berkalori tinggi sudah mulai dijual. Bulan ini sudah pengiriman perdana ke Jepang dan Taiwan,” tuturnya kepada Bisnis, Kamis (23/8/2018).

Menurutnya, perusahaan mencari peluang melalui produk premium untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memacu ekspor. Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah yang ingin menambah devisa melalui pemasukan dalam bentuk dolar AS.

Sampai akhir tahun, penjualan batu bara berkalori tinggi diharapkan mencapai kisaran 1 juta ton. Strategi ini diharapkan turut menjaga kinerja keuangan perusahaan yang bertumbuh stabil.

“Kami akan pacu operasional kalori tinggi, walaupun belum banyak. Secara bottom line PTBA sudah bertumbuh bagus. Jadi kami akan menjaga keberlanjutannya,” imbuhnya.

Pada semester I/2018 perusahaan membukukan laba bersih Rp2,57 triliun. Nilai itu naik 49,44% year-on-year (yoy) dari sebelumnya Rp1,72 triliun.

Saat dihubungi, Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Suherman menyampaikan, produk batu bara premium PTBA memiliki spesifikasi kalori 6.100—6.700 Kcal/kg. Sebelumnya perusahaan menghasilkan batu hitam berkalori 4.800—5.000 Kcal/kg.

Diharapkan volume produksi produk premium sampai akhir 2018 berkisar 900.000 ton—1 juta ton. Dengan demikian, volume penjualan diperkirakan mencapai 800.000 ton. “Rencana penjualannya [batu bara kalori tinggi] sampai akhir 2018 sekitar 800.000 ton,” ujarnya dalam pesan singkat.
http://market.bisnis.com/read/20180823/192/830943/bukit-asam-ptba-mulai-jual-produk-premium

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...