Analisa Saham TLKM | 31 Oktober 2018

Sponsored Links:
TLKM mencatatkan pendapatan sebesar Rp34,8 triliun di 2Q18, +8,8% qoq & +5,6% yoy, sehingga pendapatan di 9M18 tercatat sebesar Rp99,2 triliun, +2,3% yoy, in-line dengan estimasi (PANS: 73%, Cons: 72,8%, rata-rata 5 tahun: 74,2%), didorong oleh kenaikan tarif data di 3Q18, sehingga pendapatan dari data naik ke Rp17,4 triliun, +18,4% yoy.

Normalisasi dari biaya operasi pasca registrasi SIM, membawa laba operasi positif di 3Q18, tercatat sebesar Rp11,4 triliun, +57,7% qoq, -4,2% yoy.

Laba bersih tercatat tumbuh signifikan di 3Q18, tercatat sebesar Rp5,5 triliun, +86,7% qoq, -4,9% yoy, walaupun laba bersih di 9M18 tercatat dibawah estimasi (PANS: 61,7%; Cons: 60,7%, rata-rata 5 tahun: 77,7%), namun kami melihat tren positif ini akan kembali membaik di 4Q18, didukung dari monetisasi tarif data.

Kami masih merekomendasikan BUY untuk TLKM dengan target harga Rp4.200,

didorong oleh:
(1) posisi network leader
(2) valuasi yang atraktif dimana saat ini TLKM diperdagangkan di EV/EBITDA 5,9x di 2019, 16% discount dibandingkan regional peers
(3) Neraca dan profitability yang lebih kuat dibandingkan peers.

Panin Sekuritas


Komentar