google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham PGAS | 16 November 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham PGAS | 16 November 2018

Ciptadana (KI)

PGAS BUY UPGRADE TP 2720 (fr 2600)

9M18 results significantly above expectations
Perusahaan Gas Negara reported more than double YoY growth in 9M18 net income to USD218 mn, far above our and consensus expectations at 97-90% of respective FY18F. Strong profit growth was mainly driven by the combined 1) 13% YoY higher in revenue to USD2.45 bn buoyed by 11% increase in gas distribution volume (despite 2.3% lower in ASP to USD8.4 mn), which lifted gas distribution revenue to USD1.94 bn (+8% YoY) and 2) 40% increase in upstream (oil & gas revenue) to USD442 mn. As COGS (+10% YoY) and Opex (+5% YoY) increased at slower pace than revenue, operating profit jumped by 41% YoY to USD380 mn, almost reached our FY18F of USD383 mn. 9M18 GPM expanded by 210bps to 28% largely helped by 3,240bps expansion in upstream unit’s GPM to 24.6% from negative 7.8% a year ago, while gas distribution GPM contracted by 220bps to 30.8% as distribution margin declined to USD2.3/mmbtu vs USD2.5/mmbtu in 9M17.

3Q18 earnings increase helped largely by lower opex
The company reported 10% QoQ increase in 3Q18 net profit as flat revenue (-0.3%) and declined gross profit (-13.7%) were more than offset by 35% decrease in Opex. Flat revenue came on the back of 23% decline in upstream revenue post expiry of Sanga- Sanga block despite 6% higher in distribution revenue to USD670 mn on 5% hike in distribution volume to 875 mmscfd owing to higher volume on Asian Games event and 1% hikes in ASP to USD8.4/mmbtu. Gross profit dropped by 14% QoQ weighed down by worsened profitability at upstream units where GPM contracted by 1,860bps to 19.7%. However, operating profit still managed to grow by 12% QoQ to USD130 mn as opex dropped by 35% on normalization after Lebaran bonus and employee benefit adjustment in 2Q18. Below operating line, the profitability was also helped by lower tax payment.

No impact on planned DMO gas price
The Energy and Mineral Resources Ministry has proposed the issuance of a regulation to impose a price ceiling for natural gas, particularly for electricity plants, to help state- owned electricity company PLN provide affordable rates to its customers and help PLN improve its financial performance. The gas prices for power plants would be set at DMO price of USD6/mmbtu while currently 41% of PGAS distribution volume is sold to power plant. In contrast to our initial view that DMO gas price will negatively impact earnings, our discussion with PGAS official reveals no impact to earnings. DMO price cap refers to upstream price (excluding distribution margin). The current policy of 7/11 for midstream gas business mentioned that trading spread on upstream gas cost at 7% plus pipeline IRR at 11% USD2.3/mmbtu.

Earnings and TP revised up on solid results
Following stronger-than-expected 9M18 results, we revised up our 2018-19F earnings forecasts by 29-13% to USD289-294 mn. This mainly resulted from 5-3% increase in distribution volume forecasts to 843-894 mmscfd which lifted our revenue forecast by 4.5- 1.1%. We also fine tuned our costs and opex ratio to revenue assumption to align with 9M18 numbers. All things considered, we raise our target price on PGAS to Rp2,720 (prev: Rp2,600 ). As our new TP still offers 31% upside potential, we maintain our Buy rating on PGAS. The completion of Pertagas acquisition may act as further catalyst for stock price.


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...