google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham PBID | 7 Januari 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham PBID | 7 Januari 2018

BCA Sekuritas on Panca Budi (PBID) 12/21/2018
Jakarta plastic bag ban looms

- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diharapkan menandatangani peraturan gubernur yang akan melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai sebelum akhir bulan ini. Dalam rancangan tersebut, produsen plastik sekali pakai, penyewa pusat perbelanjaan dan pedagang pasar basah yang masih mendistribusikan kantong plastik sekali pakai, sebagai kemasan, akan didenda Rp5-25juta. Peraturan akan berlaku mulai 19 Januari, dengan masa transisi 6 bulan. Dalam pandangan kami, bahkan jika peraturan tersebut akan segera diberlakukan, Pemerintah masih akan menghargai dampak selama periode transisi. Sementara itu, penggunaan kantong plastik sekali pakai masih akan umum di kalangan konsumen, terutama karena permintaan yang kuat dari sektor perdagangan dan di mana-mana layanan pengiriman makanan.

- Larangan atau pungutan kantong plastik sekali pakai tidak revolusioner, karena banyak negara di seluruh dunia telah menerapkan larangan dan / atau retribusi sejak pertengahan tahun 2000-an. Namun, implementasi penuh masih harus dilihat. Bahkan, larangan penggunaan plastik tunggal di beberapa negara memicu masalah lain, dari kesulitan ekonomi hingga pedagang kecil karena biaya tambahan untuk margin yang sudah kecil hingga penjualan pasar gelap kantong plastik sekali pakai di Kenya. Sejalan dengan itu, kami percaya bahwa penegakan penuh regulasi tidak mungkin terwujud, karena penegakan yang ketat akan menghadapi penolakan keras dari pedagang, terutama di pasar basah. Selain itu, pemantauan ketat terhadap penggunaan kantong plastik sekali pakai dari luar Jakarta akan terbukti mustahil.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp1,800


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...