google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham KRAS | 7 Januari 2019 Langsung ke konten utama

Berita Saham KRAS | 7 Januari 2019

KRAS BAKAL BENAHI SEKTOR FUNDAMENTAL BISNISNYA AWAL TAHUN INI

IQPlus, (04/01) - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk ((KRAS) menyatakan bahwa, di awal tahun 2019 ini Perseroan akan melakukan pembenahan di sektor fundamental bisnisnya, terutama di kuartal pertama.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Silmy Karim menyebutkan, hal - hal yang akan dilakukan Perseroan tersebut antara lain misalnya adalah pengaturan dan pengelolaan kembali sejumlah aspek, termasuk dari sisi produksi, distribusi dan rantai pasokan.

"Kemudian struktur organisasi, organisasi bisnisnya, mana yang mau kita optimalkan, mana yang mau kita carikan strategic partner. Itu semua sedang dalam perencanaan kita," kata dia, Jumat.

Silmy mengungkapkan, dalam upaya mencari partner strategis itu, pihaknya tentu membutuhkan dukungan dari pihak perbankan dan pihak investor. Saat ini sendiri penataan hal tersebut juga masih digenjot oleh pihaknya.

"Kemarin kita juga sudah lakukan perombakan di organisasi perseroan untuk dukung ini semua, khususnya di pasar. Jadi, kami ingin pasar baja nasional ini sehat," paparnya.

Lebih lanjut ia bilang, langkah pembenahan di sektor fundamental bisnis Perseroan ini dilakukan, karena Krakatau Steel sebagai salah satu BUMN bukan hanya soal menjalankan bisnis korporasi semata.

Namun, setidaknya Krakatau Steel juga harus menjadi perpanjangan tangan pemerintah, dan agen pembangunan yang turut menjaga industri baja nasional.

"Karena Krakatau Steel berhubungan dengan baja, artinya minimal industri bajanya harus sehat. Nah kita jagain itu. Ketika ada ancaman dari nasional interest, ya kita harus terdepan," tutup Silmy. (end/fu)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...