google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham JSMR | JASA MARGA BANGUN DELAPAN TANGGA DARURAT DI TOL JAPEK LAYANG Langsung ke konten utama

Saham JSMR | JASA MARGA BANGUN DELAPAN TANGGA DARURAT DI TOL JAPEK LAYANG


IQPlus, (13/01) -  PT Jasa Marga Jalan layang Cikampek (JJC) membangun delapan tangga darurat di sepanjang jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated atau Tol Layang Japek.

"Pembangunan emergency access berupa tangga darurat ini sudah dimulai minggu ini," kata Direktur Utama PT JJC, Djoko Dwijono di Bekasi, Sabtu.

Tangga darurat ini dibangun untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Dia menargetkan pembangunannya selesai pada 31 Januari 2020.

Djoko menjelaskan delapan tangga darurat itu dipasang di area sekitar U-Turn atau median Jalan Tol Japek Elevated.

Adapun titik-titik pemasangannya antara lain di KM 13   200, KM 17   200, KM 21   500, KM 24   800, KM 28   300, KM 31   900, KM 36   700, serta KM 38   600.

"Di delapan lokasi ini akan berlangsung tahapan pekerjaan pemasangan tangga darurat," katanya.

Tahapan itu dimulai dari pembuatan pondasi, pembobokan parapet atau barrier, erection struktur tangga darurat, hingga pembuatan akses atau tutupan tangga darurat.

Pihaknya mengimbau pengguna jalan untuk dapat mengantisipasi perjalanan karena dengan adanya pekerjaan pemasangan tangga darurat ini maka akan dilakukan pengaturan lalu lintas.

"Tentu saja kami juga sudah koordinasi dengan pihak terkait seperti kepolisian untuk pengaturan lalu lintas. Untuk pekerjaan minor seperti pembobokan barrier akan dilaksanakan situasional tergantung dengan kondisi lalu lintas. Sementara itu untuk pekerjaan erection struktur tangga darurat akan dilaksanakan di window time pukul 22.00 hingga 05.00 WIB," kata Djoko.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...