Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | ASII, JPFA, TLKM, ERAA


MNC Daily Scope Wave
5 Februari 2020

Kemarin (4/2), IHSG ditutup menguat 0,5% ke area 6,325 disertai dengan tekanan beli yang cukup agresif. Selama IHSG tidak terkoreksi kembali ke bawah 5,876, maka kami memperkirakan IHSG saat ini berada pada awal fase penguatannya. Adapun penguatan IHSG terdekat kami perkirakan berada pada area 6,000-6,050. Namun, waspadai skenario alternatif (merah), apabila IHSG belum mampu menembus 6,313, maka masih ada peluang IHSG kembali terkoreksi ke arah 5,700-5,750.
Support: 5,900, 5,800
Resistance: 6,000, 6,090

ASII - Buy on Weakness (6,400)
Kemarin (4/2), ASII menguat cukup agresif sebesar 2% dan diikuti dengan tekanan beli yang cukup besar juga. Selama tidak kembali terkoreksi ke bawah 6,250, maka saat ini posisi ASII sedang berada di awal uptrend jangka pendeknya dan berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 6,325-6,375
Target Price: 6,500, 6,750
Stoploss: below 6,250

JPFA - Buy on Weakness (1,480)
Pada perdagangan kemarin (4/2), JPFA ditutup menguat 1% ke level 1,480. Posisi JPFA saat ini tertahan oleh MA5 dan selama tidak kembali terkoreksi di bawah 1,425, maka kami perkirakan JPFA sedang berada pada awal uptrend jangka pendeknya, yang berarti JPFA masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,460-1,480
Target Price: 1,525, 1,645
Stoploss: below 1,420

TLKM - Buy on Weakness (3,760)
Kami memperkirakan posisi TLKM saat ini sedang berada di akhir dari wave 3 dari wave (C), dimana koreksi TLKM akan cenderung terbatas. Selanjutnya, pergerakan TLKM berpotensi menguat untuk membentuk wave 4 dari wave (C) dalam jangka pendek.
Buy on Weakness: 3,740-3,760
Target Price: 3,840, 3,880
Stoploss: below 3,700

ERAA - Sell on Strength (1,585)
Posisi ERAA saat ini sedang berada di wave (c) dari wave [ii], dimana ERAA masih rentan terkoreksi untuk membentuk wave (c) dari wave [ii]. Adapun level koreksi ERAA kami perkirakan berada pada area 1,510 dan 1,440.
Sell on Strength: 1,615-1,670

Disclaimer On

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX
Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri.

Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut:
Tanaman Pangan BISI International Tbk

Perkebunan Astra Agro Lestari TbkBW Plantation TbkGozco Plantations TbkJaya Agra Wattie TbkMulti Agro Gemilang Plantation TbkProvident Agro TbkPP London Sumatra TbkSalim Ivomas Pratama TbkSampoerna Agro TbkSMART TbkTunas Baru Lampung TbkBakrie Sumatra Plantations Tbk

Peternakan Cipendawa Tbk…

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity.

Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut:

Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail.

Pertimbangan untuk AlexDepositoInvestasi Toko/Warung RetailRisikoMinim, relatif nggak ada bagi AlexBisa bangkrut atau perkembangan bisnis tidak sesuai harap…

Saham TELE | TELE BANTAH GAGAL BAYAR OBLIGASI

IQPlus, (18/02) - PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) membantah telah melakukan gagal bayar atas bunga dan pokok obligasi yang sudah jatuh tempo, karena sudah melakukan pembayaran kepada pemegang obligasi.
Hal ini menanggapi pengumuman yang disampaikan oleh pihak PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) perihal penundaan pembayaran bunga dan pokok obligasi terhadap pemegang obligasi.
Direktur Utama TELE, Tan Lie Pin, mengatakan perseroan telah melakukan kewajibanya untuk melakukan pembayaran kepada pemegang obligasi secara langsung, sebagaimana bukti yang telah disampaikan kepada KSEI.
"Namun KSEI tidak mengakui proses pembayaran yang dilakukan oleh perusahaan karena dianggap menyalahi teknis pembayaran," katanya dalam keterangan resminya kepada media.
Menurut dia, alasan perusahaan melakukan proses pembayaran langsung kepada pemegang obligasi dikarenakan adanya permintaan dari pemegang obligasi kepada pihak perusahaan. Bukti pembayaran tersebut juga sudah disampaikan kepad…