google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham FAST | Jadwal Stock Split Fast Food Indonesia Langsung ke konten utama

Saham FAST | Jadwal Stock Split Fast Food Indonesia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemecahan nilai nominal saham atau stock split PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) telah mendapat restu dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), Selasa (28/1). FAST akan memecah nilai nominal saham dengan rasio 1:2.

"Nilai nominal saham semula Rp 100 setiap saham menjadi Rp 50 setiap saham," ungkap direksi FAST seperti yang tertulis dalam keterbukaan informasi, Kamis (6/2).

Berikut jadwal stock split FAST:

Pengumuman jadwal stock split di surat kabar, situs web BEI, dan situs website Fast Food: 6 Februari 2020
Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi: 11 Februari 2020
Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan pasar negosiasi: 12 Februari 2020
Awal periode peniadaan perdagangan di pasar tunai: 12 Februari 2020
Akhir periode peniadaan perdagangan di pasar tunai: 13 Februari 2020
Akhir penyelesaian transaksi saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi: 13 Februari 2020
Tanggal penetapan pemegang saham yang berhak atas stock split (recording date): 13 Februari 2020
Saham dengan nominal baru didistribusikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indoensia (KSEI) dan awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru: 14 Februari 2020.
Selain itu, bagi pemegag saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif KSEI, pelaksanaan stock split akan dilaksanakan berdasarkan saldo saham FAST pada masing-masing sub rekening efek saat akhir perdagangan saham di BEI pada 13 Februari 2020. Sementara bagi pemegang saham yang sahamnya masih dalam bentuk warkat, permohonan stock split dapat dilakukan mulai 13 Februari 2020.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa Yang Dimaksud Dengan Saham dan Obligasi?

Pengertian Saham dan Obligasi Saham artinya adalah sebuah bukti kepemilikan terhadap suatu perusahaan, hal ini biasa diwujudkan dalam bentuk kertas atau dokumen, semacam sertifikat. Pemilik saham mempunyai hak untuk memperoleh sebagian dari keuntungan perusahaan. Keuntungan itu kita sebut dengan dividen. Ada berbagai definisi saham yang telah dikemukakan oleh para ahli maupun berbagai buku-buku teks, antara lain: Menurut Gitman: Saham adalah bentuk paling murni dan sederhana dari kepemilikan perusahaan. (Gitman:2000, 7) Menurut Bernstein: Saham adalah selembar kertas yang menyatakan kepemilikan dari sebagian perusahaaan. (Bernstein:1995, 197) Menurut Mishkin: Saham adalah suatu sekuritas yang memiliki klaim terhadap pendapatan dan asset sebuah perusahaan. Sekuritas sendiri dapat diartikan sebagai klaim atas pendapatan masa depan seorang peminjam yang dijual oleh peminjam kepada yang meminjamkan, sering juga disebut instrumen keuangan. (Mishkin:2001, 4). Baca ju...

Cara Menggunakan Indikator ATR (Average True Range)

Average True Range (ATR) adalah indikator volatilitas yang menunjukkan seberapa banyak aset bergerak, rata-rata, selama jangka waktu tertentu. Indikator ini dapat membantu day trader mengonfirmasi kapan mereka mungkin ingin memulai perdagangan, dan dapat digunakan untuk menentukan penempatan order stop-loss. Memeriksa Indikator ATR Indikator ATR bergerak naik dan turun saat harga bergerak dalam suatu aset menjadi lebih besar atau lebih kecil. Pembacaan ATR baru dihitung setiap periode waktu berlalu. Pada grafik satu menit, pembacaan ATR baru dihitung setiap menit. Pada grafik harian, ATR baru dihitung setiap hari. Semua bacaan ini diplot untuk membentuk garis kontinu, sehingga trader dapat melihat bagaimana volatilitas telah berubah dari waktu ke waktu. Untuk menghitung ATR secara manual, Anda harus terlebih dahulu menghitung rangkaian True Range (TRs). TR untuk periode perdagangan tertentu adalah yang terbesar dari berikut ini: Harga Tertinggi saat ini dikurangi penutupan sebelumnya ...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...