google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) Mungkin Akan Buyback Saham Langsung ke konten utama

PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) Mungkin Akan Buyback Saham

Bisnis.com,JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk. akan melakukan kajian terhadap pelaksanaan opsi pembelian kembali atau buyback saham.

Berdasarkan data Bloomberg, harga saham Adaro Energy bergerak di zona hijau sepanjang sesi perdagangan, Selasa (10/3/2020). Emiten bersandi ADRO itu mendarat dengan penguatan harga 20 poin atau 1,98 persen ke level Rp1.030 pada penutupan perdagangan kemarin.

Kendati demikian, saham emiten energi terintegrasi itu masih berada di teritori negatif untuk periode berjalan 2020. Pasalnya, harga saham telah mengalami koreksi 33,76 persen sampai dengan perdagangan, Selasa (10/3/2020). Untuk periode berjalan 2020, saham ADRO bergerak dengan menyentuh level terendah Rp1.000 dan tertinggi Rp1.595.

Head of Corporate Communication Division Adaro Energy Febriati Nadira mengatakan pemegang saham merupakan pemangku kepentingan yang penting bagi perseroan. Oleh karena itu, ADRO berupaya memberikan return yang baik untuk para pemegang saham.

“Saat ini perseroan akan melakukan kajian terhadap pelaksanaan share buyback tersebut,” ujar Febriati kepada Bisnis, Selasa (10/3/2020).

Sebagai catatan, ADRO itu melaporkan realisasi pendapatan usaha US$3,46 miliar pada 2019. Pencapaian itu turun 5 persen dari US$3,62 miliar tahun sebelumnya.

Dari situ, ADRO membukukan laba bersih US$404,19 juta per 31 Desember 2019. Realisasi itu juga tergerus 3,23 persen dari US$417,72 juta tahun sebelumnya.

Adapun, perseroan melaporkan peningkatan produksi batu bara 7 persen menjadi 58,03 juta ton pada 2019. Realisasi itu melampaui panduan yang ditetapkan di kisaran 54 juta ton—56 juta ton.

Berdasarkan segmen usaha, bisnis pertambangan dan batu bara masih menjadi kontributor utama total laba periode berjalan perseroan periode 2019. Lini usaha itu menyumbangkan US$272 juta tahun lalu atau turun 47 persen dari US$512 juta pada 2018.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...