Langsung ke konten utama

JASA MARGA KEMBALI LANJUTKAN PEKERJAAN ERECTION GIRDER DI RUAS TOL SOLO-NGAWI



Sehubungan dengan berlangsungnya pekerjaan Simpang Susun Sragen Timur pada KM 544+600 ruas jalan tol Solo-Ngawi, akan dilaksanakan pekerjaan erection girder dengan bentang 40,80 meter. Hal itu disampaikan oleh Arie Irianto, Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/9).

Dikarenakan pelaksanaan pekerjaan erection girder tersebut berpotensi mengganggu arus lalu lintas, PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) selaku pengelola ruas jalan tol Solo-Ngawi akan melakukan rekayasa lalu lintas yaitu dengan mengalihkan lajur sementara (Detour) di KM 544+200 s.d KM 544+900 (Infografis terlampir).

"Pengalihan lajur tersebut akan dilakukan pada hari Selasa (29/9) sampai dengan hari Kamis (01/10) pukul 06.00 s/d 18.00 WIB."ujarnya.

PT JSN telah menyiapkan mitigasi risiko untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi akibat pekerjaan tersebut. Mitigasi risiko tersebut berupa pengaturan arus lalu lintas menjelang area kerja dengan pemasangan rambu-rambu darurat selama pekerjaan dan berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melaksanakan pengalihan arus lalu lintas.

Untuk memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan, JSN melakukan sosialisasi dengan memasang media luar ruang Variable Message Sign (VMS) di Ruas Jalan Tol Cluster 3, yaitu PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM), PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI), PT Jasamarga Ngawi Kertosono (JNK), PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), dan PT Trans Marga Jateng (TMJ).

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya pekerjaan struktur dimaksud. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan."ungkapnya. (end/as)

Sumber: iqplus

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Pengertian BREAKOUT dan Contohnya

Apa Arti Breakout? Breakout mengacu pada keadaan ketika harga suatu aset bergerak di atas area resistance , atau bergerak di bawah area support. Breakout menunjukkan potensi harga untuk memulai tren di arah breakout. Misalnya, penembusan ke atas dari pola grafik dapat mengindikasikan harga akan mulai tren lebih tinggi. Breakout yang terjadi pada volume tinggi (relatif terhadap volume normal) menunjukkan keyakinan yang lebih besar yang berarti harga lebih cenderung untuk tren ke arah itu. Breakout Dalam Saham Breakout adalah ketika harga bergerak di atas level resistance atau bergerak di bawah level support. Breakout bisa bersifat subjektif karena tidak semua pedagang akan mengenali atau menggunakan level support dan resistance yang sama. Breakout memberikan peluang perdagangan yang baik. Tembusan ke atas menandakan pedagang untuk kemungkinan mendapatkan posisi beli atau menutup posisi sell. Tembusan ke bawah memberi sinyal pada pedagang untuk kemungkinan mendapatkan posisi j

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba