Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ACES, WSKT, AKRA dan JSMR oleh MNC Sekuritas | 5 November 2020


MNC Daily Scope Wave

5 November 2020

Kemarin (4/11), IHSG bergerak terkoreksi 1% dan ditutup di level 5,105 diiringi dengan tekanan jual yang cukup agresif. Meskipun kemarin menembus resistance di 5,182, namun kami perkirakan selanjutnya akan menguji area 5,050-5,080 dahulu. Selanjutnya, apabila tidak menembus support di 5,000, maka IHSG akan kembali menguat.

Support: 5,063, 5,000

Resistance: 5,182, 5,250

ACES - Buy on Weakness (1,575)

ACES ditutup menguat 0,6% ke level 1,575 disertai dengan volume beli yang cukup besar. Kami memperkirakan saat ini posisi ACES sedang berada di awal wave (v) dari wave [a] dari wave 5. Hal tersebut berarti ACES berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,520-1,570

Target Price: 1,630, 1,700

Stoploss: below 1,485

WSKT - Spec Buy (735)

Kemarin (4/11), WSKT terkoreksi 2,6% dan ditutup di level 735. Kami pernah merekomendasikan SoS pada 23/10 lalu dan saat ini posisi WSKT berada di awal wave 5 dari wave (C). Hal ini berarti, WSKT berpotensi menguat untuk membentuk wave 5 dengan catatan, WSKT tidak terkoreksi ke bawah 710.

Spec Buy: 715-735

Target Price: 830, 920

Stoploss: below 710

AKRA - Spec Buy (2,570)

AKRA ditutup terkoreksi 0,8% ke level 2,570 pada perdagangan kemarin (4/11). Kami perkirakan saat ini posisi AKRA sedang berada di akhir wave [b] dari wave B dari wave (B). Hal tersebut berarti koreksi AKRA akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 2,500-2,560

Target Price: 2,700, 2,850

Stoploss: below 2,450

JSMR - Sell on Strength (3,700)

Selama tidak menembus supportnya di 3,540, maka pergerakan JSMR kemarin (4/11) merupakan bagian dari akhir wave [v] dari wave 1 dan sudah mengenai target terdekat kami yang pernah kami rekomendasikan 23/10. Meskipun menguat, maka penguatan JSMR akan relatif terbatas dan rentan koreksi untuk membentuk wave 2 dari wave (C). Adapun level koreksi JSMR kami perkirakan berada pada area 3,400-3,540.

Sell on Strength: 3,750-3,950

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri. Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut: Tanaman Pangan BISI International Tbk Perkebunan Astra Agro Lestari Tbk BW Plantation Tbk Gozco Plantations Tbk Jaya Agra Wattie Tbk Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Provident Agro Tbk PP London Sumatra Tbk Salim Ivomas Pratama Tbk Sampoerna Agro Tbk SMART Tbk Tunas Baru Lampung Tb

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Direktur PT Adaro Energy Tbk Jual Saham ADRO Sebanyak 2 Juta Saham

Tren penguatan harga batu bara membuat saham emiten terkait komoditas tersebut turut memanas, termasuk saham PT Adaro Energy Tbk. (ADRO). Pada penutupan perdagangan Selasa (1/12/2020), saham ADRO berada di level Rp1.390. Harga saham emiten yang dikomandoi Garibaldi Thohir itu naik 25,23 persen dalam sebulan terakhir. Kenaikan harga saham ADRO itu pun dimanfaatkan salah satu direksi untuk melakan aksi jual. Direktur Adaro Energy Christian Ariano Rachmat tercatat menjual saham ADRO sebanyak 2 juta saham. Transaksi penjualan tersebut dilakukan pada 27 November 2020 dengan harga Rp1.390 dan pada 30 November 2020 dengan harga Rp1.400. Masing-masing transaksi berupa penjualan 1 juta saham, sehingga total transaksi mencapai Rp2,79 miliar. "Tujuan transaksi investasi jangka panjang. Persentase saham berdasarkan kepemilikan ialah 0,006 persen," papar laporan ADRO ke Bursa Efek Indonesia. Ariano yang sebelumnya memegang 20 juta saham ADRO pun kini menjadi tinggal 18 juta saham, atau se