Langsung ke konten utama

PGN GROUP RAIH PENGHARGAAN KESELAMATAN MIGAS 2020


PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil menyabet Penghargaan Keselamatan Migas 2020 dari Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, atas pencapaian dalam melaksanakan lingkungan kerja yang sehat, selamat, aman, dan ramah lingkungan. Penghargaan diserahkan secara virtual, lantaran masih dalam situasi pandemi COVID-19.

PGN Group berhasil meraih penghargaan pada dua kategori yaitu Patra Karya dan Patra Nirbhaya. Kategori Patra Karya yaitu penghargaan tertinggi dari Keselamatan Migas yang diberikan kepada KKKS dan Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Hilir dengan manajemen Keselamatan Migas yang memiliki nilai baik. Sedangkan kategori Patra Nirbhaya yaitu berprestasi tanpa kehilangan jam kerja sebagai akibat kecelakaan dalam periode waktu tertentu.

Tahun ini, PGN Group berhasil meraih 19 Penghargaan Migas. Adapun daftar penghargaan yang diraih oleh PGN Group, yaitu sebagai berikut.

Kategori Penghargaan Patra Karya

PT Pertamina Gas Wilayah Timur (Patra Karya Raksa Tama)

PT Transportasi Gas Indonesia (Patra Karya Raksa Madya)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk - Gas Distribution Management Regional I (Patra Karya Raksa Madya)

Kategori Penghargaan Patra Nirbhaya

PT Perusahaan Gas Negara Tbk - Gas Distribution Management Regional I (Karya Utama Adinugraha II)

PT Pertamina Gas Wilayah Timur (Karya Utama Adinugraha II)

PT Transportasi Gas Indonesia (Karya Utama Adinugraha II)

PT Pertamina Gas Project Management (Karya Utama Adinugraha I)

SAKA Indonesia Pangkah Ltd. (Karya Utama)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk - Gas Distribution Management Regional II (Karya Utama)

PT Pertamina Gas Wilayah Barat (Karya Utama)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk - Gas Transmission Management (Karya Utama)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk - Gas Distribution Management Regional III (Karya Utama)

PT Kalimantan Jawa Gas (Karya Utama)

PT Perta Arun Gas (Karya Utama)

PT Perta-Samtan Gas (Karya Madya)

PT Nusantara Regas (Karya Madya)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk - Project Management Office (Karya Madya)

PT Gagas Energi Indonesia (Karya Pratama)

PT PGN LNG Indonesia (Karya Pratama)

Pemenang pada dua kategori tersebut telah ditetapkan oleh Tim Penilai yang terdiri dari Ditjen Migas dan Tim Independen Pengendalian Keselamatan Migas.

"PGN berkomitmen mengutamakan keselamatan kerja dalam menjalankan operasional. Penerapannya sangat penting untuk mendukung perusahaan sebagai Subholding gas yang memiliki banyak risiko pada sisi investasi maupun operasional. Puji syukur, komitmen dan realisasinya mendapatkan apresiasi yang membanggakan. Apalagi penghargaan yang didapatkan oleh keluarga PGN bertambah jika dibandingkan dengan tahun lalu," ungkap Direktur SDM dan Umum PGN Beni Syarif Hidayat, (4/11/2020).

PGN sebagai Subholding dalam menjalankan perannya terus memperhatikan keselamatan kerja. Hal ini dilakukan demi berjalannya operasional yang baik dan optimal. Dalam pelaksanaannya, PGN menerapkan sistem manajemen HSSE yang berkesinambungan dengan mencanangkan Target Kinerja Zero Tolerance. Zero Tolerance pun menjadi sebagian besar persyaratan penghargaan ini.

-Zero Tolerance terhadap Kecelakaan yang Menghilangkan Hari kerja

-Zero Tolerance terhadap Kegagalan Operasional/ Major Property Damage

-Zero tolerance terhadap Major Gangguan Keamanan Terhadap Aset dan,

-Zero tolerance terhadap Pencemaran Lingkungan.

Beni menjelaskan, PGN meningkatkan kualitas dan implementasi prosedur kesehatan dan keselamatan kerja dalam seluruh proyek, termasuk Anak Perusahaan. Targetnya yakni terciptanya budaya sadar risiko K3 dan tentunya capaian zero accident sepanjang masa operasional.

"Kami akan terus memegang teguh dan meningkatkan komitmen keselamatan kerja ini. Bukan hanya untuk mendapatkan apresiasi maupun penghargaan, namun sebagai bentuk komitmen kami dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman dan sesuai dengan prinsip-prinsip HSSE maupun GCG," papar Beni.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri. Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut: Tanaman Pangan BISI International Tbk Perkebunan Astra Agro Lestari Tbk BW Plantation Tbk Gozco Plantations Tbk Jaya Agra Wattie Tbk Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Provident Agro Tbk PP London Sumatra Tbk Salim Ivomas Pratama Tbk Sampoerna Agro Tbk SMART Tbk Tunas Baru Lampung Tb

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Direktur PT Adaro Energy Tbk Jual Saham ADRO Sebanyak 2 Juta Saham

Tren penguatan harga batu bara membuat saham emiten terkait komoditas tersebut turut memanas, termasuk saham PT Adaro Energy Tbk. (ADRO). Pada penutupan perdagangan Selasa (1/12/2020), saham ADRO berada di level Rp1.390. Harga saham emiten yang dikomandoi Garibaldi Thohir itu naik 25,23 persen dalam sebulan terakhir. Kenaikan harga saham ADRO itu pun dimanfaatkan salah satu direksi untuk melakan aksi jual. Direktur Adaro Energy Christian Ariano Rachmat tercatat menjual saham ADRO sebanyak 2 juta saham. Transaksi penjualan tersebut dilakukan pada 27 November 2020 dengan harga Rp1.390 dan pada 30 November 2020 dengan harga Rp1.400. Masing-masing transaksi berupa penjualan 1 juta saham, sehingga total transaksi mencapai Rp2,79 miliar. "Tujuan transaksi investasi jangka panjang. Persentase saham berdasarkan kepemilikan ialah 0,006 persen," papar laporan ADRO ke Bursa Efek Indonesia. Ariano yang sebelumnya memegang 20 juta saham ADRO pun kini menjadi tinggal 18 juta saham, atau se