Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BMRI, CTRA dan INCO oleh Indopremier | 13 November 2020


IHSG (5.420 – 5.500) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak  melemah. Target pelemahan indeks pada level 5.420 kemudian 5.380 dengan resist di level 5.500 dan 5.540.

BMRI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 6.025 dengan resist di level 6.325, kemudian 6.500.

CTRA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 840 dengan resist di level 890, kemudian 920.

INCO (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 4.290 dengan resist di level 4.520, kemudian 4.625.

XIJI (Sell) : Target pelemahan harga pada level 592 kemudian 587 dengan resist di level 602 kemudian 607.

XIIC (Sell) : Target pelemahan harga pada level 975 kemudian 966 dengan resist di level 993 kemudian 1.002.

XPES (Sell) : Target pelemahan harga pada level 369 kemudian 366 dengan resist di level 375 kemudian 378.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9ssa

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

PENGERTIAN LABA KOMPREHENSIF

Apa itu laba komprehensif ? Apa yang dimaksud dengan laba komprehensif ? Definisi laba komprehensif / pengertian laba komprehensif menurut PSAK ( Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ) : Pengertian laba komprehensif adalah kenaikan kekayaan perusahaan yang dipengaruhi oleh berbagai hal yang TIDAK ADA hubungannya dengan operasi normal perusahaan . Contoh laba komprehensif misalnya : Laba yang dihasilkan dari adanya perubahan nilai tukar. Unsur laba seperti ini tidak dimasukkan ke dalam laba bersih karena dianggap memberikan sedikit informasi tentang kinerja ekonomi dari operasi normal perusahaan. Laporan laba rugi komprehensif akan dimasukkan sebagai bagian dari laporan modal pemilik ( owner’s equity ). Laporan laba rugi komprehensif juga perlu dibuat penyesuaian. Tiga jenis penyesuaian yang umum dibuat untuk laba komprehensif adalah sebagai berikut : Keuntungan dan kerugian yang ditangguhkan atas instrument derivative. Penyesuaian translasi mata uang asing. K