google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Bank BJB Mendukung Penuh Pemerintah Menanggulangi Pandemi COVID-19 Langsung ke konten utama

Bank BJB Mendukung Penuh Pemerintah Menanggulangi Pandemi COVID-19


Bank BJB memperlihatkan dukungan penuhnya terhadap program penanggulangan pandemi COVID-19 yang terus-menerus dilaksanakan pemerintah. Kali ini dukungan diberikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui implementasi program Bantuan perusahaan.

Bertempat di Kantor BNPB, Kamis (17/12/2020), bank bjb menyerahkan bantuan berupa kendaraan operasional yang dapat digunakan oleh BNPB, khususnya untuk mendorong percepatan penanggulangan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Penyerahan Bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur Konsumer & Ritel bank bjb Suartini dan segenap Pemimpin bank bjb yang turut hadir Kepada Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo didampingi oleh Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Prasinta Dewi dan Kepala Biro Hukum Organisasi Dan Kerjasama BNPB Zahermann Muabezi.

Direktur Konsumer & Ritel bank bjb Suartini mengatakan dukungan bantuan dapat dimaknai sebagai upaya bersama dan bentuk kepedulian bank bjb pada lingkungan sekitarnya, khususnya dalam rangka penanggulangan dan pengendalian ancaman COVID-19 di masyarakat.

"Berbicara mengenai COVID-19 tentu tidak bisa dilepaskan dari peran Badan Nasional Penanggulangan Bencana sebagai leading sector penanganan wabah corona di Indonesia. Karena itu, terbilang sangat tepat apabila bank bjb memberikan dukungannya terhadap BNPB. Bantuan berupa mobil operasional yang diberikan dapat dioptimalkan oleh BNPB dalam membantu seluruh elemen masyarakat," kata Suartini.

Dukungan bantuan bank bjb ini juga merupakan bentuk persembahan perusahaan dalam berperan serta menanggulangi dampak wabah yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Tujuan akhir dari program bantuan ini adalah untuk mensukseskan pengendalian penyebaran COVID-19 sehingga masyarakat dapat kembali melakukan aktivitas secara normal.

bank bjb sendiri telah menjalin kerja sama dengan BNPB jauh sebelum adanya pandemi COVID-19. Pada September 2020 lalu, bank bjb KC Daan Mogot menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kredit Konsumer dengan BNPB. Jauh sebelum itu, sinergi pembiayaan antara bank bjb dan BNPB memiliki jejak sejarah panjang di mana keduanya telah memulai langkah kerjasama sejak tahun 2016 melalui MoU tentang jasa layanan perbankan antara kedua belah pihak.

Dalam konteks penanganan COVID-29, bank bjb sebelumnya juga telah menyalurkan bala bantuannya kepada pihak BNPB. Pada pertengahan 2020 lalu, bank bjb menyalurkan bantuan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 berupa satu unit kendaraan operasional COVID-19, 50 unit wastafel portable dan 10.000 masker medis.

Peran aktif bank bjb membantu pemerintah dalam menangani COVID-19 yang konsisten diperlihatkan perusahaan sejak wabah pertama kali ditemukan di tanah air juga membuat perusahaan mendapat penghargaan dari BNPB. Atas sikap proaktifnya, bank bjb diganjar penghargaan dalam rangka peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang rutin dilaksanakan setiap Oktober.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...