Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham CTRA, INTP, TKIM dan WSKT oleh MNC Sekuritas | 29 Desember 2020


MNC Daily Scope Wave

29 Desember 2020

IHSG ditutup menguat 1,4% ke level 6,093 pada perdagangan kemarin (28/12). Kami memperkirakan saat ini IHSG sedang membentuk wave [b] dari wave 4 dengan rentang penguatan IHSG berada pada area 6,100-6,140, namun demikian perlu kami ingatkan masih terdapat peluang IHSG terkoreksi menuju rentang 5,680-5,800 untuk membentuk wave [c] dari wave 4.

Support: 6,010, 5,775

Resistance: 6,170, 6,195

CTRA - Buy on Weakness (1,035)

Kemarin (28/12), CTRA ditutup terkoreksi 0,5% ke level 1,035. Selama CTRA tidak terkoreksi menembus 980, maka kami perkirakan pergerakan CTRA saat ini sedang berada di wave (v) dari wave [v] dari wave C dari wave (Y). Hal ini berarti, CTRA berpeluang untuk menguat, terlebih jika mampu menembus 1,085.

Buy on Weakness: 1,000-1,035

Target Price: 1,100, 1,150

Stoploss: below 980

INTP - Buy on Weakness (14,500)

Pada perdagangan kemarin (28/12), INTP ditutup menguat 3,4% ke level 14,500. Kami memperkirakan saat ini posisi INTP sedang berada di awal wave 5 dari wave (C), hal tersebut berarti INTP berpeluang menguat untuk membentuk wave 5.

Buy on Weakness: 14,000-14,500

Target Price: 16,300, 17,800

Stoploss: below 13,200

TKIM - Buy on Weakness (10,600)

TKIM ditutup menguat cukup signifikan sebesar 6% ke level 10,600 pada perdagangan kemarin (28/12) disertai tekanan beli yang cukup besar. Saat ini posisi TKIM diperkirakan sedang berada di awal wave 5 dari wave (C), sehingga TKIM berpeluang menguat dan wave 5 ini lebih terkonfirmasi bila TKIM dapat menembus 11,025.

Buy on Weakness: 10,125-10,500

Target Price: 11,425, 12,000

Stoploss: below 9,300

WSKT - Sell on Strength (1,400)

Pada perdagangan kemarin (28/12), WSKT ditutup menguat 0,4% ke level 1,400. Selama belum mampu menembus resistancenya di 1,600, maka kami perkirakan posisi WSKT saat ini sedang membentuk wave [b] dari wave A pada fase koreksinya. Adapun rentang koreksi dari WSKT berada pada area 1,150-1,300.

Sell on Strength: 1,450-1,550

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Pengertian BREAKOUT dan Contohnya

Apa Arti Breakout? Breakout mengacu pada keadaan ketika harga suatu aset bergerak di atas area resistance , atau bergerak di bawah area support. Breakout menunjukkan potensi harga untuk memulai tren di arah breakout. Misalnya, penembusan ke atas dari pola grafik dapat mengindikasikan harga akan mulai tren lebih tinggi. Breakout yang terjadi pada volume tinggi (relatif terhadap volume normal) menunjukkan keyakinan yang lebih besar yang berarti harga lebih cenderung untuk tren ke arah itu. Breakout Dalam Saham Breakout adalah ketika harga bergerak di atas level resistance atau bergerak di bawah level support. Breakout bisa bersifat subjektif karena tidak semua pedagang akan mengenali atau menggunakan level support dan resistance yang sama. Breakout memberikan peluang perdagangan yang baik. Tembusan ke atas menandakan pedagang untuk kemungkinan mendapatkan posisi beli atau menutup posisi sell. Tembusan ke bawah memberi sinyal pada pedagang untuk kemungkinan mendapatkan posisi j

Pola Double Top dan Double Bottom Dalam Analisis Saham

Pola Double Top dan Double Bottom adalah pola pembalikan. Double top menandakan harga tidak lagi reli, dan bahwa harga yang lebih rendah berpotensi datang. Double bottom mengindikasikan harga tidak lagi jatuh, dan harga sedang menuju area lebih tinggi. Pola Double Top Bentuk double top terjadi ketika harga membuat tinggi dalam tren naik, dan kemudian menarik kembali. Pada reli berikutnya, harga mencapai puncaknya dekat tertinggi sebelumnya, dan kemudian jatuh di bawah pullback low. Ini disebut double top karena harga memuncak di area yang sama dua kali, tidak dapat bergerak di atas area resistance itu. Pola ini selesai — pedagang dapat mengambil posisi sell atau keluar dari posisi buy — ketika harga turun di bawah pullback low. Misalnya, jika harga mencapai tertinggi $ 50, menarik kembali ke $ 47, rally ke $ 50,05, dan kemudian turun kembali di bawah $ 47, polanya selesai dan itu bisa menunjukkan bahwa harga akan terus turun. Contoh pola double top saham Untuk tujua