google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo [SAME] PT Elang Mahkota Teknologi Tbk Akuisisi Saham SAME Langsung ke konten utama

[SAME] PT Elang Mahkota Teknologi Tbk Akuisisi Saham SAME


PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) resmi mengakuisisi saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) yang merupakan pengelola jaringan Rumah Sakit OMNI atau OMNI Hospitals.

Titi Maria Rusli, Sekretaris Perusahaan EMTK mengungkapkan, tujuan pengambilalihan saham SAME untuk diversifikasi portfolio investasi dan mengembangkan segmen bisnis kesehatan yang dilakukan melalui entitas anaknya. "Dengan demikian diharapkan akan tercipta sinergi perusahaan yang lebih kuat dan mampu bersaing dengan grup perusahaan Rumah Sakit lainnya di Indonesia," kata dia dalam keterbukaan informasi, Kamis (28/1).

Adapun lini bisnis eksisting entitas anak usaha EMTK dalam bisnis kesehatan melalui PT Elang Medika Corpora yang memiliki dua rumah sakit di Tangerang dan Sentul. Lebih lanjut Maria bilang sebelumnya tak pernah melakukan kerja sama bisnis bersama SAME sebelum akuisisi.

Dengan akuisisi ini, Maria bergarap dalam jangka panjang akan memberikan dampak yang positif untuk perusahaan dan bisa berkontribusi terhadap peningkatan layanan kesehatan Indonesia.

Induk perusahaan SCTV ini menggelontorkan dana Rp 581,01 miliar atas aksinya itu. Pada tanggal 30 November 2020, Elang Mahkota Teknologi telah menyelesaikan pembelian atas 4,24 miliar saham. Adapun jumlah saham tersebut setara 71,88% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Sarana Meditama Metropolitan dari PT Omni Health Care.

Valuasi saham untuk transaksi sebesar Rp 581,02 miliar saham ini dengan mempertimbangkan perhitungan potensi kewajiban-kewajiban yang ditemukan saat uji tuntas keuangan dan perpajakan oleh tim internal. Selanjutnya, harga pasar saham perseroan sebelum ditandatanganinya PPJB yang berada di kisaran Rp 125 per saham atau setara dengan Rp 150 per saham jika diaplikasikan control premium 20%.

Kemudian, valuasi ini juga berdasarkan metode discounted cash flow atau proyeksi SAME yang dinilai wajar oleh EMTK. Terakhir valuasi berdasarkan harga pembanding emiten-emiten yang bergerak di bidang usaha pelayanan kesehatan yang tercatat di BEI yang berkisar 12-37 kali EBITDA untuk tahun buku 2019 dan SAME berkisar di kisaran 19-23kali EBITDA.

Ia menambahkan guna mengembangkan usaha sektor kesehatan EMTK mempertimbangkan integrasi SAME dengan entitas anak usaha lainnya di bidang kesehatan sehingga dapat tercipta sinergi operasional usaha yang terdiri dari tiga aspek. Pertama, dalam pengadaan sumber saya manusia, peralatan kesehatan, dan bahan medis lainnya.

Kedua, penyatuan operasional penyediaan layanan kesehatan yang terintegrasi dan saling melengkapi bagi pasien. Ketiga, dalam optimalisasi pemasaran.


Sumber: KONTAN

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...