Langsung ke konten utama

[ICBP] Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Jelaskan Kebakaran Pabrik 8 Februari 2021

kebakaran indofood

Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) memberikan penjelasan mengenai pemberitaan di media massa tentang kebakaran pabrik Indofood pada tanggal 8 Februari 2021.

Menurut keterangan tertulis Gideon A. Putro Corporate Secretary ICBP pada hari Selasa menyampaikan bahwa pada hari Senin, tanggal 8 Februari 2021 sekitar pukul 14.03 WIB telah terjadi kebakaran di gudang penyimpanan salah satu pabrik kemasan fleksibel ICBP yang berlokasi di Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Tim penanggulangan kebakaran pabrik kemasan fleksibel dengan dukungan dari petugas pemadam kebakaran setempat berhasil memadamkan api sekitar pukul 15.00 WIB. Tidak terdapat korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun terdapat 1 (satu) karyawan yang mengalami luka bakar ringan dan sudah dirujuk untuk mendapat perawatan rumah sakit.

Nilai kerugian yang timbul diperkirakan tidak material dan sudah dilindungi asuransi. Lokasi gudang tersebut relatif jauh dari area produksi, sehingga tidak mengganggu jalannya produksi dan saat ini pabrik kemasan fleksibel di Cikupa telah beroperasi kembali secara normal.

Kejadian ini tidak berdampak signifikan terhadap kinerja operasional ICBP. Sampai dengan tanggal surat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan kerja, termasuk diantaranya dengan memperbanyak sistem pemadam api yang akan berfungsi secara otomatis pada saat terjadi kebakaran di lokasi gudang penyimpanan, serta mengedepankan langkah-langkah pencegahan sesuai prosedur standar operasional ICBP.

Gideon menmbahkan "Sepanjang sepengetahuan Direksi, hingga saat ini tidak terdapat fakta/informasi material/kejadian penting lainnya yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat berpengaruh signifikan terhadap serta dipandang dapat mempengaruhi fluktuasi perdagangan saham ICBP," pungkasnya. (end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.

Analisa Saham SOCI, JSMR dan SIMP | 15 Oktober 2021

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) Menguat meninggalkan demand zone pada area 178-191. SOCI mengakhiri fase konsolidasi menuju penguatan. Selama harga bertahan di atas demand zone, SOCI berpotensi menguat. Pada Kamis (14/10), SOCI ditutup menguat 0,99% ke Rp 204 per saham.  Rekomendasi: Speculative buy Support: Rp 191 Resistance: Rp 244 William Hartanto, Panin Sekuritas PT Jasa Marga Tbk (JSMR) JSMR bergerak menguat terbatas dan membentuk pola candle shooting star. JSMR ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif ramai. Volatilitas kian meningkat dengan ditunjukkan dengan melebarnya Band pada indikator bollinger band.  Dalam jangka menengah JSMR nampak bergerak pada trend bullish yang ditunjukkan dengan terjadinya Breakout pada MA50, ada potensi mengalami penguatan lanjutan secara jangka menengah.  Namun secara jangka pendek, indikator stochastic sudah berada di areal overbought dan berpotensi terjadi death cross, indikasi adanya potensi profit taking yang mana di dukung dengan candle