Langsung ke konten utama

[TLKM] PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk - Huawei Asean Academy Perkuat ITDRI


PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), badan usaha milik negara (BUMN), melalui inisiatif Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI), menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Huawei ASEAN (Indonesia) Academy yang dilakukan secara virtual di Jakarta.

Pada acara penandatangan MoU tersebut juga dihadiri oleh Jemy Vestius Confido, SGM Telkom Corporate University Center and Yang Donghai, Direktur Huawei Indonesia dan Dekan Huawei ASEAN (Indonesia) Academy Engineering Institute, serta disaksikan secara virtual oleh Herlan Wijanarko, Chief Technology Officer Telkom Group, Afriwandi, Chief Human Capital Officer of Telkom Group, Albert Yang, Vice President Management Transformation Huawei Indonesia & Dekan Huawei ASEAN (Indonesia) Academy, Admiral Dasrin, CHCO of Network & IT Solution Telkom Indonesia, Dani Krishnamulya Ristandi, Human Resource Director Huawei Indonesia dan Allen Yu, Director Telkom Account Huawei Indonesia.

Nota kesepahaman yang ditandatangani kedua belah pihak menyoroti beberapa komitmen kerjasama antara pusat pelatihan telekomunikasi terbaik di Indonesia yaitu ITDRI-Telkom Center of Excellence, dan Huawei ASEAN Academy Indonesia dengan fasilitas terlengkap di Asia Pasifik. Melalui kerja sama ini, ITDRI dan Huawei ASEAN Academy Indonesia akan melaksanakan program pembelajaran bersama dalam pengembangan dan penyelenggaraan pembelajaran di bidang teknologi digital.

Kedua pusat pelatihan unggulan tersebut juga akan melakukan inisiatif inovasi bersama, sehingga masing-masing pihak memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan dan pengoperasian produk ekosistem yang saat ini sedang dibangun oleh Institut Riset Telekomunikasi dan Digital (ITDRI) untuk kemajuan BUMN Indonesia.

Afriwandi, CHCO TelkomGroup mengatakan, "Perlu penguatan riset tentang pengembangan talenta digital dan inovasi melalui ITDRI, bekerjasama dengan Huawei merupakan salah satu langkah dan strategi ITDRI untuk memperkuat riset, talenta, dan inovasi serta menyukseskan visi Indonesia Maju dengan mengoptimalkan segenap sumber daya yang dimiliki satu sama lain.

Kami menantikan kolaborasi jangka panjang dan bermanfaat dalam hal pembelajaran, penelitian, dan inovasi untuk beragam pertanyaan yang lebih besar tentang pembangunan berkelanjutan untuk bangsa. Kami yakin kemitraan ini akan sukses di masa depan. Saya sangat yakin bahwa upaya bersama kita akan membuahkan hasil dan bermanfaat bagi kita semua, dalam berkontribusi untuk Indonesia".

Jemy Vestius Confido, Chairman of ITDRI dan SGM Telkom Corporate University Center mengatakan, .Kami akan menyusun landasan kerjasama lanjutan antara Huawei Indonesia dan Telkom yang telah ditunjuk oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (Menteri BUMN) selaku pengelola ITDRI, ditujukan untuk mendukung dan memberikan pemberdayaan kepada seluruh BUMN di 12 klaster. Ini merupakan momentum yang luar biasa baik bagi Telkom melalui ITDRI maupun Huawei. Bersama-sama, kami akan berkolaborasi dalam mempersiapkan 3 core untuk klaster BUMN dalam hal pembelajaran, penelitian, dan inovasi..

Telkom meyakini Huawei memiliki perkembangan teknologi yang sangat maju dan Huawei ASEAN Academy Indonesia yang memiliki fasilitas terlengkap di Kawasan Asia Pasifik sekaligus memiliki visi yang kokoh untuk memperkuat kesiapan Indonesia menuju revolusi industri 4.0.

Di sisi lain, Telkom juga memiliki tujuan yang besar untuk mempersiapkan bangsa dalam hal pengembangan talenta dan penguasaan teknologi.

"Oleh karena itu, kami yakin kolaborasi ini akan bermanfaat dalam perspektif bisnis untuk keduabelah pihak, Huawei Indonesia dan Telkom. Hal tersebut juga akan menjadi pondasi yang sangat kuat bagi BUMN dan bangsa pada umumnya, untuk mempersiapkan kapabilitas yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan di era disrupsi digital yang kini sedang dihadapi oleh berbagai sektor industri. Terima kasih kepada Huawei Indonesia yang telah berpartisipasi dalam kerjasama inisiatif ITDRI," kata Jemy.

Sementara, Yang Donghai, Direktur Huawei Indonesia dan Dekan Huawei ASEAN (Indonesia) Academy Engineering Institute mengatakan, .Hari ini, melalui penandatangan MoU, kami berharap terus dapat bekerjasama untuk waktu jangka panjang di masa depan, agar dapat saling memberikan kontribusi terbaik satu sama lain, dan juga sejalan dengan komitmen Huawei untuk mengembangkan kompetensi 100.000 talenta digital di Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun.

Kemitraan ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya menjawab kebutuhan sumber daya manusia minimal sebanyak 9 juta talenta digital pada tahun 2025 untuk mewujudkan misi Indonesia 4.0..

Bagi Huawei ASEAN (Indonesia) Academy, kerjasama dengan Telkom Center of Excellence ini akan semakin memperkaya kontribusi Huawei dalam upaya meningkatkan kompetensi talenta digital Indonesia melalui pemanfaatan fasilitas unggulan yang telah tersedia. Huawei ASEAN Academy (Indonesia), yang terdiri dari Business College, Technical College dan Engineering College, didukung oleh lebih dari 100 pelatih, lebih dari 3.000 kursus atau pelatihan, dan lebih dari 100 lingkungan pembelajaran, dan dilengkapi dengan laboratorium, ruang kelas, pelatihan pusat, dan fasilitas untuk mempelajari beragam instalasi perangkat keras dan pekerjaan lapangan terkait lainnya.

Di Huawei ASEAN (Indonesia) Academy, para peserta program dapat mengikuti kerja lapangan, mengikuti ujian, dan memperoleh sertifikasi. Huawei ASEAN (Indonesia) Academy juga menyelenggarakan praktik kerja di lapangan dengan modul yang dapat digunakan kembali. Hal ini memungkinkan peserta didik untuk ikut serta dalam pelatihan di lapangan sekaligus. Oleh karena itu, diharapkan sebanyak 1.500 hingga 2.000 program pelatihan dan sertifikasi TIK dapat diselenggarakan setiap tahunnya.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri. Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut: Tanaman Pangan BISI International Tbk Perkebunan Astra Agro Lestari Tbk BW Plantation Tbk Gozco Plantations Tbk Jaya Agra Wattie Tbk Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Provident Agro Tbk PP London Sumatra Tbk Salim Ivomas Pratama Tbk Sampoerna Agro Tbk SMART Tbk Tunas Baru Lampung Tb

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

CARA BACA BOLLINGER BANDS

CARA BACA BOLLINGER BANDS Bollinger Bands dibuat oleh pakar Analisa Teknikal bernama John Bollinger pada tahun 1980-an. Indikator ini merupakan derivat dari Moving Averages yang dikembangkan menjadi 2 (dua) garis, yaitu Garis Atas (atau disebut Upper Band), dan Garis Bawah (atau disebut Lower Band). Kedua garis ini membatasi pergerakan saham, dengan lebih dari 90% berada di dalamnya.  Parameter standar yang direkomendasikan oleh John Bollinger adalah 20 – 2. Artinya menggunakan MA-20 dengan 2 Standar Deviasi (2SD). Dengan demikian, Garis Atas (Upper Band) adalah hasil MA-20 ditambah 2SD, sementara Garis Bawah (Lower Band) adalah hasil MA-20 dikurang 2SD. Standar Deviasi adalah istilah untuk menunjukkan volatilitas harga, misalnya dengan mengukur perbedaan nilai harga penutupan dengan nilai rata-rata.  Semakin tinggi nilai Standar Deviasi maka menunjukkan volatilitas yang semakin tinggi, yang tercermin pada semakin lebar (renggang) jarak antara kedua garisnya (Upper Band da