Langsung ke konten utama

CUSTOMER EXPERIENCE SEBAGAI FOKUS PGN DIGITAL TRANSFORMATION 2021


Subholding Gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen untuk memberikan pengalaman pelanggan yang semakin baik akan kemudahan dalam menggunakan gas bumi. Maka dari itu, PGN melakukan berbagai inisiatif untuk tetap relevan dengan pelanggan (customer), pasar (market), dan proses bisnis internal (internal business process), salah satunya melalui digital transformation dengan konsep customer experience.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menjelaskan bahwa Digital Transformastion di PGN dilakukan cukup cepat. Trennya mulai tahun 2019, PGN lebih ke Customer Centric kemudian bergeser ke Customer Experience mulai tahun 2021.

"Ini (digital transformation) penting, karena kita tidak bisa membangun digital berdasarkan apa yang kita ketahui. Tetapi apa yang berdasarkan pengalaman pelanggan terhadap program kita," ujar Faris, (19/05/21).

Di tahun 2021, PGN akan lebih fokus pada customer experience untuk membangun sistem digital. Sebagai contoh, respons PGN terhadap pandemi yang mendorong penggunaan teknologi, PGN meningkatkan desain website PGN agar lebih fungsional dalam hal customer experience optimalization dengan fitur: (1) Simulasi biaya energi gas bumi, (2) informasi tagihan gas, (3) technical service request, (4) informasi kemitraan, (5) co-branding product PGN, (6) response time PGN contact center yaitu < 8 jam.

PGN Contact Center siap melayani 24 jam. Selain kendala atau keluhan, PGN terbuka terhadap pelanggan yang ingin menyampaikan kritik dan masukan tentang produk maupun layanan PGN agar kinerja ke depannya dapat lebih baik lagi.

Secara historis, PGN telah memiliki aplikasi PGN Register pada tahun 2015 untuk memudahkan pelanggan melakukan registrasi berlangganan gas. Lalu dikembangkan lagi, sehingga PGN melaunching aplikasi PGN Mobile pada tahun 2016 yang dapat diunduh melalui Play Store dan Apple Store. Saat ini PGN Mobile telah aktif digunakan oleh lebih dari 50.000 pelanggan.

"PGN Mobile juga memuat informasi mengenai tagihan gas bumi, infrastruktur gas bumi PGN, lokasi SPBG, dan fitur lainnya. Kini juga dapat digunakan untuk registrasi online berlangganan gas PGN," jelas Faris.

Sedangkan aplikasi Rely On PGN, membolehkan calon pelanggan untuk registrasi secara online. Dengan aplikasi ini juga, pendaftaran pelanggan rumah tangga hingga pelaporan proses gas in dapat dipantau secara real time. Pelanggan mendapatkan notifikasi langsung melalui SMS atas proses tahapan berlangganan sampai gas mengalir. Lebih dari 167.000 pelanggan telah teregistrasi dengan mekanisme digital dan sudah diterbitkan bukti berlangganan gas.

Lalu ada aplikasi PGN Partner untuk pelaporan aktivitas di lapangan. Sepanjang 2020, lebih dari 10.000 aktivitas lapangan telah dilakukan dalam rangka gas-in. Sehingga, tercipta transparasi proses pelaporan pekerjaan lapangan, kejelasan tahapan, dan dokumentasi yang lebih detail.

PGN pun bekerja sama dengan beberapa channel pembayaran online seperti Tokopedia, Link Aja, Blibli.com, Dana, dan Gopay. Security IT juga disempurnakan untuk melindungi asset informasi penting pelanggan maupun perusahaan.

"Fokus costumer experience diharapkan dapat memberikan pelayanan yang menyenangkan dan memuaskan, karena pelanggan merasa dihargai selama menggunakan produk gas bumi PGN. Pelayanan yang baik pun akan meningkatkan loyalitas pelanggan," kata Faris.

Saat ini, PGN memiliki lebih dari 500.000 pelanggan di berbagai sektor, sehingga PGN mengembangkan produk berdasarkan kebutuhan pelanggan dalam menggunakan gas bumi.

PGN meluncurkan produk Gas Data dengan berbagai keunggulannya untuk pelanggan Sinergi (komersial dan industri). Gas Data meliputi informasi pemakaian gas yang tercatat secara real time, harian, maupun bulanan. Dengan layanan ini, informasi pemakaian gas dapat diakses secara online dan memudahkan dalam monitoring pemakaian gas.

Product development lainnya yaitu Gas Deposit, di mana gas yang sudah dibayarkan namun belum terpakai dapat disimpan selama periode 6 bulan untuk pelanggan Sinergi. Ada juga Multi Destination Scheme (Muldes) yaitu akumulasi volume kontrak untuk perusahaan yang memiliki satu induk perusahaan, sehingga bisa mendapatkan fleksibilitas volume penyerapan gas untuk berbagai lokasi.

Pandemi COVID-19 menyebabkan perlambatan perekonomian nasional. Maka PGN menawarkan alternatif solusi yaitu produk Spot Gas untuk pelanggan yang memerlukan gas bumi sesuai kebutuhan. Gas dapat dipesan pada bulan berjalan tanpa memerlukan perubahan kontrak ataupun deposit.

"Product segmentation menjadi keunggulan kita dalam memenuhi ekspektasi pelanggan yang beragam. Diimbangi dengan Improvement pada program digitalisasi based on customer experience," tegas Faris.

Faris menyatakan bahwa pelanggan merupakan komponen penting bagi keberlanjutan bisnis PGN. Selain budaya bisnis untuk meningkatkan kinerja positif perusahaan, PGN juga meningkatkan budaya bisnis yang fokus ke pelanggan. Kepuasan pelanggan menjadi salah satu alasan penting dalam pengambilan keputusan.

"PGN juga terus menerima masukan dari pelanggan di antaranya pembuatan PGN Mobile versi website, digitalisasi platform pelanggan, memperbanyak channel payment, real time data yang dapat diakses pelanggan, memperbanyak konten media sosial media yang berkaitan dengan edukasi penggunaan gas bumi sehari-hari dan perbaikan infrastruktur PGN secara terjadwal," tambah Faris.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.

Analisa Saham SOCI, JSMR dan SIMP | 15 Oktober 2021

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) Menguat meninggalkan demand zone pada area 178-191. SOCI mengakhiri fase konsolidasi menuju penguatan. Selama harga bertahan di atas demand zone, SOCI berpotensi menguat. Pada Kamis (14/10), SOCI ditutup menguat 0,99% ke Rp 204 per saham.  Rekomendasi: Speculative buy Support: Rp 191 Resistance: Rp 244 William Hartanto, Panin Sekuritas PT Jasa Marga Tbk (JSMR) JSMR bergerak menguat terbatas dan membentuk pola candle shooting star. JSMR ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif ramai. Volatilitas kian meningkat dengan ditunjukkan dengan melebarnya Band pada indikator bollinger band.  Dalam jangka menengah JSMR nampak bergerak pada trend bullish yang ditunjukkan dengan terjadinya Breakout pada MA50, ada potensi mengalami penguatan lanjutan secara jangka menengah.  Namun secara jangka pendek, indikator stochastic sudah berada di areal overbought dan berpotensi terjadi death cross, indikasi adanya potensi profit taking yang mana di dukung dengan candle