Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 18 Agustus 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Aug 18, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Wall Street merosot setelah penjualan ritel lemah, hasil Home Depot

Indeks utama Wall Street turun pada hari Selasa, dengan S&P 500 mencatat penurunan persentase satu hari terbesar dalam sekitar sebulan, terbebani oleh penurunan penjualan ritel AS yang menimbulkan kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi, serta oleh hasil mengecewakan dari Home Depot.

Dow Jones turun 282,12 poin atau 0,79% menjadi 35.343,28. S&P 500 kehilangan 31,63 poin atau 0,71% menjadi 4.448,08. Nasdaq turun 137,58 poin atau 0,93% menjadi 14.656,18.

Saham Home Depot turun 4,3% setelah penjualan perusahaan di toko yang sama di AS turun dari perkiraan untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun karena proyek do-it-yourself yang dipicu pandemi mereda. Saham perusahaan saingan Lowe's Companies turun 5,8%. Sebuah laporan menunjukkan bahwa penjualan ritel AS turun lebih dari yang diharapkan pada Juli, karena kekurangan pasokan menekan pembelian kendaraan bermotor dan dorongan belanja dari pembukaan kembali ekonomi dan pemeriksaan stimulus memudar, menunjukkan perlambatan pertumbuhan di awal kuartal ketiga.

Eropa

Bursa Eropa naik tipis setelah rilis dat dan kekhawatiran virus masih ada

Bursa Eropa menambah keuntungan setelah turun ke level terendah dalam seminggu pada hari Selasa, karena data zona euro yang optimis membantu meredakan kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi global di tengah lonjakan kasus COVID-19 di Asia dan di tempat lain.

European STOXX 600 naik 0,1%.

Pengawasan yang lebih ketat terhadap sektor internet China, penguncian nasional di Selandia Baru dan pembatasan pergerakan di beberapa negara Asia membuat investor gelisah bahkan ketika ekonomi Eropa terus pulih dari posisi terendah pandemi. Sektor perjalanan dan liburan turun 1,0%, dengan perusahaan liburan TUI Group dan pemilik British Airways IAG memimpin penurunan. Perusahaan teknologi Belanda Prosus, yang memiliki saham di raksasa teknologi China Tencent, turun 3,2%. Sektor ekonomi sensitif seperti minyak dan gas, pembuat mobil dan bank juga mundur.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Saham Akan Naik atau Turun

Inti dari trading saham adalah bahwa kita harus tahu ciri-ciri apakah saham akan naik atau turun. Bagaimana cara mengetahui saham akan naik atau turun? Pada kesempatan ini kami akan berbagi tentang hal tersebut. buy , sell atau hold ? Tanda Saham Anda Akan Naik Sebenarnya ada banyak formasi yang terdapat dalam candlestick, namun kali ini kita akan membahas pola dalam candlestick yang menunjukan jika saham anda akan naik. so happy reading ,. Bullish Engulfing Bullish Engulfing berasal dari bahasa Inggris yang berarti memeluk, pola ini biasanya diidentifikasikan sebagai pola pembalikan atau reversal dari down trend dengan dua warna  yang berbeda pada body candlelistiknya yang solit. Contonya seperti di bawah ini : Dalam menentukan pola bullish engulfing, Kita harus memperhatikan sebuah pola  kecenderungan untuk down trend yang sedang berlangsung. Biasanya pada dasar pola tersebut terdapat candle merah yang terbentuk terlebih dahulu, Namun kemudian keesokan ha

PT Hexindo Adiperkasa Tbk Bayar Dividen Tanggal 21 Oktober 2021

PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) bakal membayarakan dividen pada tanggal 21 Oktober 2021. Demikian disampaikan Manajemen HEXA, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/9). Dalam keterangan tersebut disebutkan bahwa pemegang saham melalui RUPS belum lama ini telah menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021, yaitu sebesar USD20.477.788 atau sebesar 80 % dari laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021, dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham Perseroan sehingga setiap saham akan memperoleh dividen tunai sebesar USD0,024378. Adapun disa laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021 sebesar USD5.119.447 dibukukan sebagai laba ditahan. "Dalam RUPS Menyetujui tambahan dividen tunai dari saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar USD0,059524 per saham yang akan dibayarkan atas 840.000.000 saham atau seluruhnya sebesar USD50.000.000 d

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP