Langsung ke konten utama

Pemilik saham UNVR akan terima dividen Rp 66 per saham, berikut jadwal pembayarannya



Siap-siap mendapatkan rezeki tambahan bagi pemegang saham UNVR. Dalam waktu dekat, ada jadwal pembayaran dividen saham UNVR.

UNVR adalah kode saham dari PT Unilever Indonesia Tbk. Pembagian dividen UNVR kali ini adalah dividen interim. 

Pembagian dividen interim atas saham UNVR ini berdasarkan persetujuan direksi dan dewan komisaris perusahaan tertanggal 19 November 2021.

Melansir keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, Senin (22/11), emiten berkode saham UNVR ini akan membagikan dividen interim tahun buku 2021 sejumlah Rp 2,51 triliun yang berasal  dari laba bersih untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021.

"Unilever telah memutuskan dan menyetujui pembagian dividen interim untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, sebesar Rp 66 per saham," tulis manajemen.

Dividen interim akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal 1 Desember 2021 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Pada perdagangan Senin 22 November 2021, harga saham UNVR ditutup di level 4.840, naik 180 poin atau 3,86% dari perdagangan sehari sebelumnya. Dengan harga saham tersebut, rasio dividen interim terhadap saham UNVR adalah sebesar 1,36%.

Nah, jika Anda berminat mendapatkan dividen interim atas saham UNVR, berikut jadwalnya:

Cum dividen interim di pasar reguler dan negosiasi: 29 November 2021

Ex dividen interim di pasar reguler dan negosiasi: 30 November 2021

Cum dividen interim di pasar tunaI: 1 Desember 2021

Ex dividen interim di pasar tunai: 2 Desember 2021

Recording date: 1 Desember 2021

Pembayaran dividen interim saham UNVR: 16 Desember 2021

Itulah jadwal pembayaran dividen interim saham UNVR. Ingat, jika ingin mendapatkan dividen interim, miliki saham UNVR paling lambat pada 29 November 2021.

Sumber : kontan


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online