google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo ANAK USAHA TELKOM DUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL DALAM TRANSAKSI KEUANGAN. Langsung ke konten utama

ANAK USAHA TELKOM DUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL DALAM TRANSAKSI KEUANGAN.

                                                        


Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Finnet Indonesia, mendukung transformasi digital dalam transaksi keuangan di Indonesia salah satunya melalui digitalisasi dokumen dengan pemanfaatan e-Meterai.

Direktur Utama Finnet Indonesia Abdul Hadi mengatakan, perseroan telah ditunjuk oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) sebagai distributor resmi e-Meterai di Indonesia setelah berhasil memenuhi persyaratan dan seleksi yang ketat.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi pelanggan dan juga para mitra kami. Dalam hal ini khususnya terkait dengan digitalisasi dokumen dengan pemanfaatan e-Meterai untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam transaksi keuangan dan bisnis, kami akan memberikan dukungan penuh," ujar Abdul dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Abdul Hadi juga menyampaikan bahwa Finnet harus masuk ke ekosistem digital agar dapat membantu dunia usaha untuk menangkap peluang pasar yang sangat besar di era ekonomi digital.

Oleh karena itu, lanjutnya, seluruh elemen harus saling mendukung dan berkolaborasi untuk mewujudkan transformasi digital.

"Sebagai bagian dari bangsa Indonesia dan juga Telkom Group, kita harus bisa berkontribusi dan beradaptasi dalam ekosistem digital," kata Abdul Hadi.

Melalui sinergi antar Finnet dan Peruri dalam mengimplementasikan e-Meterai tersebut, diharapkan semua pihak dapat saling memberikan manfaat dan nilai tambah sesuai dengan kapabilitas masing-masing.

Tentunya diharapkan kerja sama dengan Peruri juga dapat meningkatkan transaksi keuangan digital yang dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Meterai Elektronik atau e-Meterai secara resmi telah diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pada 1 Oktober 2021. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 86 Tahun 2021 Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) diberikan amanah untuk mencetak meterai tempel serta membuat dan mendistribusikan e-Meterai.

Terkait dengan pendistribusian e-Meterai Peruri bekerja sama dengan pihak lain agar dapat melayani masyarakat dengan baik serta mempercepat distribusi dan pemanfaatan e-Meterai secara lebih luas di Indonesia.

Direktur Pengembangan Usaha Peruri Fajar Rizki mengatakan, pihaknya akan berupaya optimal untuk memberikan pelayanan terbaik dalam distribusi meterai elektronik kepada masyarakat.(end/ant)


sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...