google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Yang Muda yang Kaya Raya Berkat Internet Langsung ke konten utama

Yang Muda yang Kaya Raya Berkat Internet


Muda, kaya raya dan mendunia. Seluruh kategori tersebut dipenuhi oleh seorang Ma Huateng saat usianya masih sangat muda. Namanya mungkin kalah populer dibanding Jack Ma, tapi tidak dengan jumlah hartanya.

Total harta saat ini mencapai US$ 39 miliar atau setara Rp 577,2 triliun (kurs Rp 14.800). Hal tersebut menjadikannya orang terkaya kedua di China tahun 2018 versi Forbes, mengungguli Jack Ma.

Ma Huateng yang lahir di China, 46 tahun yang lalu tersebut membangun kerajaan bisnisnya lewat segala sesuatu yang berhubungan dengan internet dan teknologi. Ayahnya merupakan seorang manajer di sebuah pelabuhan besar di China.

Setelah lulus dari Universitas Shenzhen dengan gelar dalam bidang ilmu komputer pada tahun 1993, ia mendapatkan pekerjaan mengembangkan perangkat lunak untuk pager. Meskipun saat itu China hanya memiliki rata-rata satu komputer untuk setiap 100 orang penduduknya, tapi Ma mempunyai pandangan yang visioner mengenai masa depan internet dan teknologi di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Lima tahun setelah lulus, Ma yang berusia 27 tahun bergabung dengan empat teman sekelasnya di perguruan tinggi untuk ikut mendirikan Tencent Inc, sebuah perusahaan internet yang kelak akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Uang yang mereka keluarkan untuk memulai perusahaan terutama berasal dari penghasilan di pasar saham.

Seperti yang terjadi dengan sebagian besar startup, Ma dan teman-temannya merasakan kesulitan dalam beberapa tahun pertama setelah mendirikan perusahaan. Dia mengambil berbagai peran mulai dari petugas kebersihan hingga perancang situs web, untuk menjaga perusahaan tetap eksis. Tencent menawarkan layanan e-mail dan laman internet pada awalnya.

Mereka menciptakan layanan AOL Instant Messenger-like yang disebut QQ, yang menghubungkan pengguna komputer desktop dengan telepon seluler. Hal ini dengan cepat menjadi platform pesan instan populer dan terbesar Cina.

Tencent mulai menghasilkan uang melalui iklan dan biaya bulanan untuk pengguna chat QQ premium. Pada tahun 2001, perusahaan telah mengumpulkan lebih dari US$ 32 juta dalam investasi hingga akhirnya tiga tahun berselang, Tencent menjadi perusahaan publik di Hong Kong.

Kemudian, pada tahun 2011, Tencent memulai debutnya dalam aplikasi pesan mobile WeChat sebagai entitas terpisah dari QQ. Hal inilah yang mengawali kedigdayaan Tencent menjadi penguasa internet terbesar di China.

WeChat sering dibandingkan dengan Facebook karena eksistensinya yang begitu populer di China. Terlebih Facebook dilarang beroperasi di China, bersama dengan layanan pesannya WhatsApp.

Namun, model aplikasi WeChat juga berkembang lebih jauh dari Facebook hingga mendapatkan hampir 1 miliar pengguna aktif tiap bulanannya. WeChat populer karena memungkinkan pengguna mendapatkan banyak fungsi mulai dari mengirim teks, menelepon, bermain game, mengirim uang, berbelanja, membayar di restoran, naik taksi, dan bahkan terlibat dalam kencan online.

Tencent telah berhasil bercabang ke arena lain juga, seperti penyedia cloud, usaha intelijen buatan dan hiburan. Epic Games, anak perusahaan dari Tencent Games, memproduksi game royale pertempuran besar-besaran yang populer "Fortnite."

Tencent juga melakukan investasi di sejumlah perusahaan di luar China. Ada 5% saham di Tesla, 10% saham di Snap, hingga 10% saham di Spotify.

Tahun lalu, Tencent menjadi perusahaan teknologi Asia pertama yang mempunya valuasi lebih dari US$ 500 miliar dan sekarang menjadi perusahaan publik paling mahal di Asia.

Tencent kerap dibayangi e-commerce raksasa Alibaba saat mencoba untuk memperluas pasarnya di China dan luar negeri. Kedua perusahaan bersaing untuk mendominasi pasar pembayaran ponsel melalui layanan seperti Ten Pay dan Alipay.

Dua pemilik perusahaan teknologi ini juga kerap bersaing untuk gelar orang terkaya di China dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan sekarang Forbes menempatkan Ma Huateng satu posisi di depan Jack Ma, dengan keunggulan jumlah harta US$ 4 miliar lebih banyak. (eds/ang)


sumber : detik.com

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...