google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BRIS, CMNT dan CARE | 10 Februari 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BRIS, CMNT dan CARE | 10 Februari 2022



INVESTASI KONTAN
10 FEBRUARI 2022



Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil parkir di zona hijau pada perdagangan Rabu (9/2). IHSG menguat 0,66% atau 45,08 poin ke level 6.834,61. Kemarin, IHSG menembus rekor tertingginya.

Untuk perdagangan Kamis (10/2), Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memperkirakan pergerakan IHSG masih berpeluang menguat meskipun nampaknya cenderung terbatas untuk menguji resistance di 6.861 terlebih dahulu.


Beberapa saham yang bisa dicermati pada perdagangan Kamis (9/2) meliputi:


1. PT Bank Syariah Indonesia TBk (BRIS)

BRIS dilihat dari indicator Bollinger Bands sudah berada di upper bands dan indikator stochastic sudah berada di area jenuh belinya. Dilihat dari dua indikator tersebut, mengindikasikan bahwa BRIS berpotensi terkoreksi untuk jangka pendek, dengan target koreksi terdekat ke level 1.575-1.600.

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 1.575

Resistance: Rp 1.710

Andhika Cipta Labora, Kanaka Hita Solvera


2. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)

Pergerakan CMNT saat ini sedang berada pada fase uptrend, hal ini juga dikonfirmasi dengan pergerakan MACD dan Stochastic yang masih bergerak menguat.

Rekomendasi: Trading buy

Support: Rp 1.110

Resistance: Rp 1.175.

Herditya Wicaksana, Analis MNC Sekuritas


3. PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE)

CARE masih terkonsolidasi setelah berhasil menembus resisten fraktal 540 dengan MACD yang naik dan melebar di area positif mengindikasikan potensi menguat kembali menuju target terdekat Fibonacci Projection 61.8% di level 595 dan 100% di level 630.

Rekomendasi: Trading buy

Support: Rp 530

Resistance: Rp 595, Rp 630\

Ivan Rosanova, Analis Binaartha Sekuritas



Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...