Langsung ke konten utama

ADARO MINERALS INDONESIA SUKSES RAMPUNGKAN RUPST 2022.


[Saham ADRO] PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (AMI) (ADMR) hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 di Hotel Raffles di Jakarta. Sebagai tindakan pencegahan terhadap penularan COVID-19 dan dengan memperhatikan Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

RUPST diselenggarakan secara elektronik dengan pembatasan tertentu terhadap kehadiran secara fisik oleh Dewan Komisaris, Direksi dan pemegang saham atau kuasa pemegang saham AMI. RUPST mencapai kuorum yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Presiden Direktur PT Adaro Minerals Indonesia Tbk, Bapak Christian Ariano Rachmat mengatakan "Kami puas dengan kinerja perusahaan pada tahun 2021. Kami berhasil mencatat pertumbuhan produksi, meningkatkan pengembalian, dan menghasilkan penciptaan nilai yang signifikan. Kondisi industri yang positif semakin mendorong profitabilitas, yang tentunya kami syukuri. Saat ini kami berfokus untuk mempertahankan keunggulan operasional dan mempersiapkan perusahaan untuk pertumbuhan jangka panjang.

Kami akan mengoptimalkan peran AMI sebagai pusat pengelolaan dan pengkoordinasian seluruh bisnis Grup Adaro yang berhubungan dengan produk mineral.

AMI memiliki rencana pengembangan yang sangat menarik, yang diawali dengan proyek smelter aluminium di bawah PT Adaro Indo Aluminium. Untuk saat ini, manajemen memandang investasi pada pengembangan bisnis adalah pilihan terbaik untuk memaksimalkan penciptaan nilai dari AMI."

RUPST AMI membahas tujuh agenda. Pada agenda pertama, para pemegang saham menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan AMI dan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun fiskal 2021, serta memberikan pembebasan dan pelepasan sepenuhnya (acquit et d├ęcharge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tindakan pengelolaan dan pengawasan yang dilaksanakan pada tahun fiskal yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

Pada agenda kedua, para pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih perusahaan untuk tahun fiskal 2021 yang mencapai AS$156,7 juta. Dari total laba bersih, AS$ 1,57 juta disimpan sebagai dana cadangan wajib untuk mematuhi ketentuan pasal 70 UU no. 40 tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas sementara sisanya sebesar AS$155 juta ditetapkan sebagai laba ditahan. Kondisi pasar yang sangat kondusif pada tahun 2021 memungkinkan kami untuk meletakkan landasan yang kokoh untuk melompat jauh ke depan serta mengejar diversifikasi bisnis demi memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Operasi utama perusahaan yang meliputi pertambangan batu bara metalurgi, serta diversifikasi ke bisnis smelter aluminium, akan membuka jalan untuk merealisasikan potensi AMI menjadi perusahaan yang lebih lestari dan ramah lingkungan, untuk memasok outputnya ke industri-industri yang mendukung gaya hidup yang lebih hijau.

Pada agenda ketiga, para pemegang saham menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, anggota jaringan global PricewaterhouseCoopers di Indonesia, untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian perusahaan untuk tahun fiskal 2022, serta penggantinya yang ditunjuk dan/atau disetujui oleh Dewan Komisaris AMI, berdasarkan rekomendasi Komite Audit AMI tertanggal 7 Maret 2022.

Pada agenda keempat, para pemegang saham menyetujui untuk memberikan wewenang kepada Komite Nominasi dan Remunerasi, yang fungsinya dijalankan oleh Dewan Komisaris perusahaan, untuk menentukan honor atau gaji dan bentuk remunerasi lainnya kepada Dewan Komisaris dan Direksi perusahaan untuk tahun fiskal 2022 dengan mempertimbangkan kondisi keuangan perusahaan.

Pada agenda kelima, para pemegang saham menerima dan menyetujui realisasi penggunaan perolehan penawaran umum AMI. Sebagaimana yang tertulis di prospektus, perolehan dari penawaran umum AMI, setelah dikurangi biaya-biaya untuk keperluan penawaran umum, akan digunakan untuk membayar sebagian pinjaman kepada pihak berelasi, dalam hal ini kepada PT Adaro Energy Indonesia Tbk, dan untuk mendanai belanja modal perusahaan anak AMI.

Per 31 Maret 2022, AMI telah menggunakan dana sebesar Rp296.320.000.000 (dua ratus sembilan puluh enam miliar tiga ratus dua puluh juta Rupiah) untuk membayar sebagian pinjaman kepada PT Adaro Energy Indonesia Tbk. Sisanya sebanyak Rp344.375.969.369 (tiga ratus empat puluh empat miliar tiga ratus tujuh puluh lima juta sembilan ratus enam puluh sembilan ribu dan tiga ratus enam puluh sembilan Rupiah) telah ditempatkan di bank pihak ketiga dalam bentuk rekening giro dan deposito dengan suku bunga sampai 2,75%.

Pada agenda keenam, para pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar perusahaan terkait penambahan posisi Wakil Presiden Direktur dalam susunan Direksi perusahaan. Hal ini sesuai dengan usulan amandemen terhadap Anggaran Dasar perusahaan yang telah diumumkan pada materi RUPST yang dipublikasikan bersama pemanggilan RUPST serta ditampilkan pada situs perusahaan mulai tanggal 4 April 2022.

Pada agenda ketujuh, para pemegang saham menerima dan menyetujui pengunduran diri Bapak Priyadi dari posisi beliau sebagai Direktur AMI dan memberikan pembebasan dan pelepasansepenuhnya (acquit et d├ęcharge) untuk tindakan pengelolaan perusahaan yang telah beliau laksanakan selama masa jabatan sebagai Direktur perusahaan sampai penutupan RUPST ini.

Para pemegang saham juga menerima dan menyetujui penghentian Bapak Iwan Dewono Budiyuwono dari posisi beliau sebagai Presiden Direktur perusahaan, penunjukan Bapak Christian Ariano Rachmat sebagai Presiden Direktur perusahaan, penunjukan Bapak Iwan Dewono Budiyuwono sebagai Wakil Presiden Direktur perusahaan, dan penunjukan Bapak Wito Krisnahadi sebagai Direktur perusahaan untuk masa jabatan sejak penutupan RUPST ini sampai tanggal 31 Agustus 2026. Dengan demikian, susunan Direksi perusahaan menjadi sebagai


berikut:

1. Presiden Direktur: Bapak Christian Ariano Rachmat

2. Wakil Presiden Direktur: Bapak Iwan Dewono Budiyuwono

3. Direktur: Bapak Totok Azhariyanto

4. Direktur: Bapak Hendri Tamrin

5. Direktur: Bapak Heri Gunawan

6. Direktur: Bapak Wito Krisnahadi

(end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Menakar Saham-Saham yang Punya Kaitan dengan GoTo Gojek Tokopedia (GOTO)

[Saham GOTO] Setelah ambles dalam, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berangsur bangkit. Bahkan saham GOTO menjadi penggerak utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan lalu. Selama pekan lalu, saham GOTO melambung 56,70% ke Rp 304 per saham. Emiten yang berkaitan dengan GoTo, baik sebagai pemegang saham, sebagian sahamnya dimiliki GoTo maupun emiten yang bekerja sama dengan GoTo terpantau belum mengikuti jejak emiten teknologi ini dalam sepekan terakhir. Adapun GoTo tercatat memiliki investasi di PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Blue Bird Tbk (BIRD), PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dan PT Multipolar Tbk (MLPL). Sementara, PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) tercatat sebagai pemegang saham GOTO. Kemudian, PT Adi Sarana Armada TBk (ASSA) yang terlibat kongsi dengan GOTO di AnterAja. Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Cheryl Tanuwijaya mencermati, meski saham GOTO menguat, respons saham-saham yang berkaitan dengannya memiliki r

Analisa Saham ICBP | 25 Mei 2022

ICBP pada perdagangan kemarin (23/05) di tutup melemah 0.93% ke level 7975. Pelemahan ini berkolerasi terhadap indikator volume yang rendah yang juga berkolerasi terhadap indikator RSI yang sideways; Di sisi lain indikator OBV cenderung sideways di tengah pelemahan kemarin. Melihat hal tersebut kami merekomendasikan untuk spekulasi beli pada area 7950-7975 dengan target 8075-8200 dan cut loss <7800. sumber :  CGSCIMB Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham ELSA | 24 Mei 2022

ELSA berpeluang mengakhiri sidewaysnya dan memasuki fase uptrend dengan membentuk pola bullish double bottoms. Pola ini menandakan bahwa jika ELSA berhasil menguat menembus resisten 320, ELSA akan membuka peluang kenaikan lanjutan menuju target 350-360. Indicator teknikal MACD yang sudah lebih dahulu golden cross, mendukung prediksi kenaikan ELSA. Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 320. Target 350-360. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online