Langsung ke konten utama

Kisah Robin Zeng, Bos Baterai Mobil Listrik yang Jadi Orang Terkaya China

 


Contemporary Amperex Technology (CATL) berhasil menjadi salah satu pemasok baterai kendaraan listrik terbesar di dunia. Adalah Robin Zeng sosok di balik berdirinya perusahaan asal China itu.

Mengutip Forbes, Jumat (21/1/2022), karier pria 53 tahun yang memegang gelar Doktor dari Chinese Academy of Social Sciences, itu dimulai pada 1999 dengan menjadi produsen baterai lithium-ion bernama Amperex Technology Limited (ATL).

Perusahaan tersebut mengkhususkan diri dalam membuat baterai isi ulang untuk elektronik seperti ponsel dan laptop. Perusahaan tersebut dilaporkan memasok baterai ke iPod, iPad, dan MacBook Apple.

Kemudian Zeng mendirikan CATL pada 2011 sebagai spin-off dari ATL untuk fokus pada baterai otomotif. Dia sukses membangun kemitraan antara CATL dengan BMW, Volkswagen, dan Geely.

Gayung bersambut, China semakin agresif untuk mengembangkan industri energi bersih. Bisnisnya pun menikmati uluran tangan dari pemerintah Negeri Tirai Bambu.

Mulai tahun 2015, pemerintah China mengumumkan daftar pemasok baterai yang direkomendasikan, yang mencakup lebih dari 50 perusahaan domestik. Pembuat mobil yang menggunakan pemasok baterai yang direkomendasikan untuk kendaraan listrik mereka maka memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi pemerintah. Hal itu membuka jalan kebangkitan perusahaan seperti CATL.

Daftar itu kemudian dihapus pada 2019, setahun setelah Zeng menghantarkan CATL memulai debutnya di Bursa Efek Shenzhen. Zeng secara agresif memperluas kemampuan manufaktur dan penelitian serta pengembangan di CATL.

Pada tahun 2018, dari semua kendaraan listrik penumpang baru yang dijual di seluruh dunia, 13% dari total kapasitas baterai dipasok oleh CATL. Hal itu menurut firma riset dan penasihat Adamas Intelligence.

Pada 2020, CATL menguasai 22% pasar karena total kapasitas baterai terpasang empat kali lipat di mobil listrik baru. Kesuksesan CATL menghantarkan Zeng menjadi orang terkaya ketiga di China dengan mengantongi harta US$ 51,4 miliar, setara Rp 735 triliun (kurs Rp 13.400)


sumber : detik.finance

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham BUMI, EMTK, BBRI dan TINS oleh Indopremier Sekuritas | 22 November 2022

Indopremier Sekuritas 22 November 2022 IHSG (7.035 – 7.095): Indeks diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 7.035 kemudian 7.005 dengan resist di level 7.095 kemudian 7.125. BUMI (Buy): Target kenaikan harga pada level 189 kemudian 192 dengan support di level 183 cut loss jika break 180. EMTK (Buy): Target kenaikan harga pada level 1.725 kemudian 1.755 dengan support di level 1.665 cut loss jika break 1.635. BBRI (Buy on Weakness):  Target harga beli pada level 4.560 dengan resist di level 4.610 kemudian 4.650. TINS (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 1.315 dengan resist di level 1.345 kemudian 1.360. XIJI (Buy): Target kenaikan harga pada level 679 kemudian 684 dengan support di level 669 cut loss jika break 664. XPDV (Buy): Target kenaikan harga pada level 586 kemudian 590 dengan support di level 578 cut loss jika break 574. XPES (Buy): Target kenaikan harga pada level 465 kemudian 469 dengan support di level 457 cut loss jika break 453. Full

Andreyanto Toemali Lakukan Investasi Pada Saham WIRG

Komisaris PT WIR ASIA Tbk. (WIRG) Andreyanto Toemali telah melakukan pembelian sahamnya pada tanggal 18 November 2022. Dalam keterangan tertulisnya Andreyanto Toemali Senin (21/11) menuturkan bahwa telah membeli saham WIRG sebanyak 60.000 lembar saham Rp248 per saham senilai Rp14,8 juta. "Tujuan dari pembelian saham tersebut adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya. Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Andreyanto Toemali di WIRG bertambah menjadi 60.000 lembar saham dibandingkan sebelumnya 0. (end) Sumber: iqplus - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BUKA, PGAS, PNLF dan ANTM oleh Indopremier Sekuritas | 23 November 2022

Indopremier Sekuritas 23 November 2022 IHSG (6.985 – 7.075) : Indeks diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.075 kemudian 7.120 dengan support di level 6.985 kemudian 6.940. BUKA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 308 kemudian 312 dengan support di level 300 cut loss jika break 296. PGAS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.910 kemudian 1.940 dengan support di level 1.850 cut loss jika break 1.820. PNLF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 530 kemudian 550 dengan support di level 490 cut loss jika break 470. ANTM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.910 dengan resist di level 1.960 kemudian 1.985. XILV (Buy) : Target kenaikan harga pada level 132 kemudian 133 dengan support di level 130 cut loss jika break 129. XIML (Buy) : Target kenaikan harga pada level 286 kemudian 288 dengan support di level 282 cut loss jika break 280. XISC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 738 kemudian 741 dengan support di level 732 cut loss j