Langsung ke konten utama

Elnusa (ELSA) Buka Pintu Renegosiasi Tarif Jasa Migas karena Harga Minyak Naik Tinggi


Harga minyak dunia masih panas melambungkan kinerja keuangan perusahaan yang bergerak sektor hulu migas. Sebagai perusahaan yang melayani jasa hulu migas, PT Elnusa Tbk (ELSA) membuka pintu renegosiasi tarif jasa ke sejumlah klien.

Manager of Corporate Communications Elnusa Jayanty Oktavia Maulina memaparkan, kenaikan harga minyak dunia saat ini tentu menjadi windfall bagi industri hulu migas yang sejak tahun lalu terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Dengan adanya berkah atas kenaikan harga minyak tersebut, diharapkan pula mampu membuka peluang kemungkinan adanya renegosiasi tarif sewa migas untuk sevices company seperti Elnusa,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Minggu (19/6).

Jayanty menyebutkan, Elnusa merupakan perusahaan jasa energi dengan kompetensi inti pada jasa hulu migas, jasa distribusi dan logistik energi, serta jasa penunjang. Pada kompetensi inti jasa hulu migas, Elnusa memiliki kapabilitas pada jasa yang beragam mulai dari jasa pengukuran data geofisika atau seismik, jasa pemboran migas dan jasa oilfield.

Untuk itu manajemen Elnusa secara pararel telah melakukan pemetaan dari ragam jasa hulu yang dimiliki untuk diajukan permohonan penyesuaian tarif tersebut kepada beberapa klien. Perkembangannya saat ini tengah dilakukan kaji ulang serta pembicaraan sebagai follow up dari pengajuan yang telah dilakukan.

Dengan kenaikan harga minyak dunia saat ini, Jayanty berharap, aktivitas hulu migas oleh KKKS akan menjadi peluang bagi Elnusa meraih potensi kontrak baru ke depan.

ELSA memproyeksikan total nilai kontrak yang dikelola Elnusa di sepanjang 2022 dapat mencapai Rp 9 triliun. “Perseroan optimistis mampu menangkap potensi pasar Pertamina Group maupun eksternal,” ujarnya.

Perihal ketersediaan alat dalam mendukung permintaan di jasa hulu migas, Jayanty bilang, Elnusa tengah berupaya melakukan optimalisasi produktivitas dari alat produksi yang dimiliki, dan untuk sementara alat produksi yang dimiliki masih mencukupi permintaan yang ada.

Namun, jika memang diperlukan, penambahan peralatan akan dilakukan secara prudent, dengan mempertimbangkan timeline dan setelah didapatkan kepastian kontrak.


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham SMGR, PTPP, INDF dan ITMG oleh INDOPREMIER | 30 Juni 2022

INDOPREMIER 30 JUNI 2022 IHSG IHSG (6.900 – 6.980) : Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.900 kemudian 6.860 dengan resist di level 6.980 kemudian 7.020. Saham SMGR SMGR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.450 kemudian 7.600 dengan support di level 7.150 cut loss jika break 7.000. Saham PTPP PTPP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 950 dengan resist di level 975 kemudian 995. Saham INDF INDF (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 7.050 dengan resist di level 7.200 kemudian 7.300. Saham ITMG ITMG (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 31.200 dengan resist di level 31.950 kemudian 32.400. Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Rekomendasi Saham ASSA, DOID, UNTR dan WOOD oleh MNC SEKURITAS | 29 Juni 2022

MNCS Daily Scope Wave  29 Juni 2022 Menutup perdagangan kemarin (28/6), IHSG ditutup terkoreksi 0,28% ke level 6,996. Dapat dicermati level resistance terdekat di 7,070 dan 7,138, selama belum mampu break level-level tersebut maka pergerakan IHSG masih rawan koreksi untuk membentuk wave [b] label hitam ke rentang 6,786-6,850. Namun, apabila IHSG mampu break 7,138 maka IHSG akan membentuk wave [b] label merah ke arah 7,172. Support: 6,850, 6,800 Resistance: 7,070, 7,138 ASSA - Buy on Weakness ASSA ditutup flat di level 1,910 pada perdagangan kemarin (28/6). Selama tidak terkoreksi ke bawah 1,740 sebagai supportnya, maka posisi ASSA saat ini sedang berada di awal wave (B) sehingga ASSA berpeluang untuk kembali menguat. Buy on Weakness: 1,820-1,900 Target Price: 2,070, 2,330 Stoploss: below 1,740 DOID - Spec Buy Kemarin (28/6), DOID ditutup terkoreksi tipis ke level 380, pergerakan DOID pun masih cenderung sideways. Kami perkirakan, selama DOID masih mampu bergerak di atas 356 sebagai su

Rekomendasi Saham EXCL, ICBP, TINS dan BBCA oleh MNC SEKURITAS | 30 Juni 2022

MNCS Daily Scope Wave  30 Juni 2022 IHSG kembali ditutup terkoreksi, kali ini terkoreksi 0,8% ke level 6,942 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Apabila IHSG break dari level support terdekatnya di 6,920, maka IHSG akan menguji rentang area 6,786-6,860 untuk membentuk wave [b] pada label hitam. Namun, apabila IHSG masih mampu bergerak di atas 6,860 maka IHSG masih berpeluang menguat kembali untuk menguji area 7,070-7,172 membentuk label merah. Support: 6,860, 6,800 Resistance: 7,070, 7,138 EXCL - Buy on Weakness Pada perdagangan kemarin (29/6), EXCL ditutup terkoreksi 3% ke level 2,550, koreksi EXCL pun tertahan oleh level MA20-nya. Kami memperkirakan, selama EXCL masih mampu bergerak di atas 2,230 sebagai supportnya, maka posisi EXCL saat ini sedang membentuk akhir dari wave [b]. Hal tersebut berarti, koreksi dari EXCL dapat dimanfaatkan untuk BoW. Buy on Weakness: 1,820-1,900 Target Price: 2,720, 2,940 Stoploss: below 2,230 ICBP - Buy on Weakness ICBP ditutup terkoreksi 0,5% ke