google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham HMSP, PTPP dan BMRI oleh ARTHA SEKURITAS | 10 Juni 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham HMSP, PTPP dan BMRI oleh ARTHA SEKURITAS | 10 Juni 2022



INVESTASI KONTAN
10 JUNI 2022



Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,15% ke level 7.182,83, pada perdagangan Kamis (9/6). Sepanjang perdagangan Kamis (9/6), IHSG sebenarnya cenderung bergerak di zona hijau hingga akhirnya melorot menjelang penutupan perdagangan. 

Analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper Jordan mencermati, IHSG ditutup melemah karena profit taking dengan rentang pergerakan yang terbatas. Di sisi lain ada pengaruh kekhawatiran dari AS setelah yield treasury melonjak di atas 3%. 

Meskipun begitu, dari dalam negeri masih ditopang sentimen rilis kinerja emiten per kuartal I-2022 dan pembagian dividen. Untuk perdagangan Jumat (10/6), pergerakan IHSG diprediksi masih akan melemah. Secara teknikal candlestick membentuk doji dengan stochastic yang membentuk deadcross di area overbought mengindikasikan rentang penguatan sudah terbatas dan berpotensi mengalami koreksi. 

"Pelemahan diperkirakan akan bersifat sementara," jelas Dennies dalam risetnya, Kamis (9/6). Adapun IHSG akan memiliki level support di 7.116 hingga 7.050. Sementara itu resistance-nya di 7.234 hingga 7.286. 

Di tengah pergerakan IHSG yang masih akan melemah, analis mencermati saham-saham ini: 


1. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)

IHSG mengalami koreksi dan mencapai level stop loss.  Analis menyarankan sell/take profit. Investor bisa masuk lagi di harga Rp 1.150-Rp 1.175 per saham. Stop loss di Rp 1.130 per saham.  Adapun target harganya di Rp 1.225 - Rp 1.250 per saham. 


2. PT  PP  Tbk (PTPP)

Mengalami koreksi namun masih bergerak dalam tren bullish. Investor bisa masuk di harga Rp 955 - Rp 975 per saham. Stop loss di Rp 945 per saham. Adapun target harganya di Rp 1.000-Rp 1.025 per saham. 


3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Candlestick membentuk higher high dan higher low dengan volume cukup tinggi berpotensi melanjutkan penguatan. Analis menyarankan masuk di harga Rp 8.350 per saham. Stop loss di Rp 8.250 per saham. Adapun target harganya di Rp 8.600-Rp 8.750 per saham. 


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...