google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ICBP, SMGR, TBIG dan UNTR oleh MNC SEKURITAS | 7 Juni 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ICBP, SMGR, TBIG dan UNTR oleh MNC SEKURITAS | 7 Juni 2022



MNCS Daily Scope Wave 
7 Juni 2022



IHSG ditutup terkoreksi 1,2% ke level 7,096 pada perdagangan kemarin (6/6). Selama IHSG belum mampu untuk menembus level 7,233 sebagai resistance terdekat, maka posisi IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave [b] sehingga pergerakan IHSG masih cukup rawan terkoreksi untuk menguji 6,960-7,030. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan IHSG berpeluang menguat terbatas ke rentang 7,120-7,160 terlebih dahulu.

Support: 6,930, 6,800

Resistance: 7,233, 7,267


ICBP - Buy on Weakness

Pada perdagangan kemarin (6/6), ICBP ditutup menguat 0,9% ke level 8,650. Kami memperkirakan, posisi ICBP saat ini sedang membentuk wave (v) dari wave [v] dari wave A. Hal tersebut berarti, ICBP masih berpeluang menguat dalam jangka pendek, terlebih apabila ICBP mampu break dari resistance di 8,800.

Buy on Weakness: 8,525-8,625

Target Price: 8,850, 9,050

Stoploss: below 8,250


SMGR - Buy on Weakness

SMGR ditutup menguat 1,4% ke level 7,200 pada perdagangan kemarin (6/6), penguatan SMGR pun diiringi oleh meningkatnya volume pembelian. Selama SMGR tidak terkoreksi ke bawah 6,550 sebagai supportnya, maka posisi SMGR saat ini masih berada pada bagian dari wave [iii] dan SMGR masih berpeluang menguat terlebih apabila mampu break 7,450 sebagai resistancenya.

Buy on Weakness: 7,075-7,175

Target Price: 7,600, 8,350

Stoploss: below 6,550


TBIG - Spec Buy

TBIG ditutup menguat 0,4% ke level 2,800 pada perdagangan kemarin (6/6). Kami memperkirakan, selama TBIG tidak terkroeksi ke bawah 2,730 sebagai supportnya, maka posisi TBIG saat ini sudah berada di akhir wave [x] dari wave Y. Hal tersebut berarti, koreksi TBIG sudah terbatas dan berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 2,770-2,800

Target Price: 2,950, 3,060

Stoploss: below 2,730


UNTR - Sell on Strength

UNTR ditutup terkoreksi 1,3% ke level 32,175 pada perdagangan kemarin (6/6). Diperkirakan, posisi UNTR saat ini sudah berada di akhir wave [v] dari wave C dari wave (3) dan rawan melanjutkan koreksinya untuk membentuk awal dari wave (4). Adapun area koreksi UNTR kami perkirakan berada pada rentang 28,350-30,000 terlebih dahulu.

Sell on Strength: 32,300-32,500


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...