google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Teknofast Integrasi Indonesia Kurangi Kepemilikan Saham KIOS Langsung ke konten utama

Teknofast Integrasi Indonesia Kurangi Kepemilikan Saham KIOS

PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS)

Transaksi jual saham cukup signifikan terjadi di PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS), tepatnya pada kepemilikan Teknofast Integrasi Indonesia, yang berkurang dari 8,05 persen menjadi 5,54 persen.

Menurut data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang terbit pada Jumat (7/10), per 5 Oktober 2022, kepemilikan Teknofast di KIOS masih 86.563.500 lembar saham atau 8,05 persen. Namun per 6 Oktober, kepemilikan berkurang sebanyak 26.960.400 menjadi 59.603.100 lembar saham (5,54 persen).

Sebagai gambaran, KIOS membukukan laba bersih pada Quarter 1 2022 sebesar 351,6 juta. Naik bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 sebesar 181,3 juta. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp 0.49 per lembar.

Dengan catatan itu, manajemen KIOS memperkirakan pendapatan sepanjang tahun ini bisa melonjak hingga 25 persen, sehingga laba bersih perseroan diyakini bisa bertumbuh 20 persen.

"Kami memprediksi kenaikan pendapatan hingga 25 persen dengan laba bersih ditargetkan mencapai 20 persen pada akhir tahun ini," kata CEO Kioson, Andrew, saat menyampaikan proyeksi kinerja keuangan KIOS Tahun Buku 2022.

Sebelumnya Cahaya Ultima Angkasa Nusa sebagai pemegang saham di atas 5 persen juga mengurangi tabungan saham Kioson Komersial Indonesia (KIOS). Itu ditunjukkan dengan melepas 50 juta saham perseroan. Transaksi dilakukan pada harga pelaksanaan Rp500 per lembar.

Aksi penjualan itu, telah dilakukan pada 26 September 2022. Dengan hasil itu, Cahaya Ultima mendapat limpahan dana segar Rp25 miliar. ”Transaksi untuk memperkuat portofolio dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tulis Andrew, Direktur Utama Kioson Komersial. 

Menyusul perampungan transaksi itu, tabulasi saham Cahaya Ultima menciut menjadi 44,36 juta lembar atau 4,12 persen. Susut 4,65 persen dari sebelum transaksi dengan koleksi sebanyak 94,36 juta lembar atau setara dengan kepemilikan 8,77 persen. 
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Bunga Berjalan Adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan

Bagi Anda yang melakukan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR akan mendapatkan dua metode pembayaran angsuran. Pertama-tama, selama waktu tertentu Anda harus membayar angsuran dengan metode bunga tetap atau fixed rate. Setelah itu, floating rate atau bunga berjalan adalah bentuk angsuran yang harus Anda lakukan.  Penyedia KPR akan memberi penawaran variasi waktu atau promo mengenai dua bentuk pembayaran tersebut. Ada promo yang menentukan waktu fixed rate secara lebih lama, ada pula yang langsung ke floating rate. Untuk menentukannya, Anda harus mengetahui floating rate dan perbedaannya dengan fixed rate.  Apa itu Bunga Berjalan? Bunga berjalan atau disebut juga dengan bunga floating atau floating rate merupakan metode pembayaran angsuran yang nilainya berubah-ubah. Hal itu lazimnya dipengaruhi oleh acuan suku bunga yang ditentukan Bank Indonesia. Selain itu, perubahan nilai angsuran juga dapat dipengaruhi oleh kebijakan bank itu sendiri dan suku bunga pasar.  Perubahan nilai angsuran setia

Kisah Timothy Ronald, Miliarder Saham Berumur 20 Tahun

Dari usia muda, Timothy (20) terinspirasi investor saham sukses seperti Warren Buffett dan Cathie Wood. Namun setelah gagal melakukan trading cryptocurrency (mata uang kripto) di usia 16 tahun, ia bertekad untuk mempelajari seluk beluk pasar modal. Untuk mengumpulkan modal supaya bisa berinvestasi saham, Timothy memutuskan berdagang. Ia menjual pomade, jam tangan, hingga sedotan di marketplace saat hari kerja. Ia juga menjalankan part-time wedding organizer di saat akhir pekan. Ia melakoninya saat menduduki bangku SMA. Setelah itu, sembari kuliah, Timothy mendirikan advertising agency yang melayani beberapa klien UMKM sampai startup kecil. Uang yang didapatkan dari menjalankan beberapa usaha tersebut diinvestasikan seluruhnya di saham. Berbekal pengalaman melipatgandakan uangnya di pasar modal, Timothy mulai secara aktif sharing di social media mengenai investasi saham. "Investasi terbaik bukanlah berinvestasi di saham, melainkan investasi di ilmu," katanya. Buku seharga 400

Mengenal Indikator Exponential Moving Average - EMA

Apa itu Exponential Moving Average - EMA? Exponential Moving Average (EMA) adalah jenis moving average (MA) yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Exponential Moving Average juga disebut sebagai Moving Average tertimbang secara eksponensial. Moving Average tertimbang secara eksponensial bereaksi lebih signifikan terhadap perubahan harga saat ini daripada rata-rata bergerak sederhana (SMA), yang menerapkan bobot yang sama untuk semua pengamatan pada periode tersebut. Memahami Indikator EMA EMA adalah Moving Average yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Seperti semua moving average, indikator teknis ini digunakan untuk menghasilkan sinyal beli dan jual berdasarkan crossover dan divergensi dari rata-rata historis. Pedagang sering menggunakan beberapa hari EMA yang berbeda - misalnya rata-rata bergerak 20 hari, 30 hari, 90 hari, dan 200 hari. Formula EMA Tiga langkah dasar untuk menghit