google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Dongkrak Laba 2023, Saraswanti Indoland (SWID) Garap Mega Proyek di DIY dan Jateng Langsung ke konten utama

Dongkrak Laba 2023, Saraswanti Indoland (SWID) Garap Mega Proyek di DIY dan Jateng

Pembangunan Tower Arjuna-Bima dalam progress tahap pondasi. Tahap ini diawali dengan pengeboran kemudian dimasukkan tiang pancang. Pemasangan tiang pancang ini sudah menunjukkan progress 50% dari jumlah keseluruhan tiang pancang yang akan dipasang.

Saat ini, sedang dilakukan pengujian kekuatan tiang pancang menggunakan metode Tes SLT (Static Loading Test) dengan di bantu beban alat jack in pile untuk menahan beban 400 ton sehingga pondasi akan lebih kuat dari yang disyaratkan beban per tiang pancang 200 ton. Pengujian dilakukan kurang lebih dalam waktu seminggu.

Groundbreaking Banyu Bening Villa Resort

SWID pada Kamis, 09 Februari 2023 telah melaksanakan groundbreaking sebagai tanda dimulainya pembangunan Banyu Bening Villa Resort yang dikembangkan oleh PT Saraswanti Indoland Development Tbk, developer terpercaya di Indonesia. 

Banyu Bening Villa Resort adalah perumahan cluster modern yang berlokasi di Bawen, Ambarawa dan akan didirikan di atas tanah seluas satu hektare.

Memiliki pemandangan alam terbaik, lokasi strategis dekat dengan calon pintu tol Bawen, kawasan asri, dan dekat dengan objek wisata seperti Rawa Pening, Telomoyo, dan Dairyland Cimory, Banyu Bening Villa Resort dapat menjadi pilihan investasi yang menjanjikan.

Daerah Ambarawa Punya Daya Tarik Wisata, 

Sebuah perusahaan pengembang berskala nasional tertarik investasi menanamkan modal dalam bentuk pembangunan perumahan di kawasan Ambarawa. Kawasan perumahan itu diberi nama Banyu Bening The Villa Resort yang berlokasi di Jalan M Sarbini Tambak Boyo Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Camat Ambarawa, Hadi Riyanto mengatakan, persoalan perizinan tidak masalah semua beres. Pihaknya
menyambut positif adanya investasi di Ambarawa. Diharapkan adanya investasi ini, bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar atau bisa menciptakan peluang kerja.

"Sekaligus diharapkan bisa mengangkat nama Ambarawa di kancah nasional," katanya Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan segenap manajemen PT Saraswanti Indoland Developmen Tbk pada Kamis (9/2/2023) yang dihadiri unsur Forkompimcam Ambarawa. Direktur pemasaran PT Saraswanti Indoland Development Tbk Nita Ratri mengatakan, dipilihnya lokasi ini karena Ambarawa memiliki daya tarik wisata.

Lokasinya yang terletak di antara gunung Ungaran, Merbabu, dan Telomoyo,  membuat pemandangan tersendiri yang indah dan udaranya yang sejuk. Juga tidak jauh dari Ambarawa ini terdapat banyak lokasi wisata seperti Dusun Semilir, Saloka Park, Rawapening. Terlebih sebentar lagi akan dibuka tol Jogja-Bawen sehingga bisa mempermudah akses ekonomi di sekitar Ambarawa.
"Segala perizinan termasuk lokasi zona hijau tidak masalah. Kami siap mendukung lingkungan yang baik. Termasuk nantinya penerapan kabel bawah tanah untuk listrik maupun telepon agar tidak terlihat semrawut," katanya.

Dijelaskan, lokasi yang akan dibangun perumahan ini terbatas yakni satu hektar. Jumlah unit rumah diperkirakan 56 unit dengan tipe satu lantai dan dua lantai. Berinvestasi di Ambarawa ini menurutnya, bagian untuk ikut membanguan Jawa Tengah sebagaimana halya sudah dilakukan di Jawa Timur dan DIY.

Jika dilihat dari harga sahamnya dari kacamata analisis teknikal, saham SWID berada dalam posisi yang sudah cukup bottom yaitu di area support 83 dan terdapat resist terdekat di area 110. Terdapat beberapa broker seperti Korean Investment (BQ), Mirae Asset Sekuritas (YP), dan BRI Danareksa Sekuritas (OD) yang aktif melakukan akumulasi saham SWID PT Saraswanti Indoland Development Tbk.
Author: K M
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Mengenal Indikator Exponential Moving Average - EMA

Apa itu Exponential Moving Average - EMA? Exponential Moving Average (EMA) adalah jenis moving average (MA) yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Exponential Moving Average juga disebut sebagai Moving Average tertimbang secara eksponensial. Moving Average tertimbang secara eksponensial bereaksi lebih signifikan terhadap perubahan harga saat ini daripada rata-rata bergerak sederhana (SMA), yang menerapkan bobot yang sama untuk semua pengamatan pada periode tersebut. Memahami Indikator EMA EMA adalah Moving Average yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Seperti semua moving average, indikator teknis ini digunakan untuk menghasilkan sinyal beli dan jual berdasarkan crossover dan divergensi dari rata-rata historis. Pedagang sering menggunakan beberapa hari EMA yang berbeda - misalnya rata-rata bergerak 20 hari, 30 hari, 90 hari, dan 200 hari. Formula EMA Tiga langkah dasar untuk menghit