google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) Lakukan Penawaran Tender Surat Utang Langsung ke konten utama

PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) Lakukan Penawaran Tender Surat Utang


PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC)
akan membiayai penawaran tender tunai untuk pembelian kembali surat utang.

Siendy K. Wisandana Corporate Secretary MEDCdalam keterangan tertulisnya Kamis (12/10) menyampaikan bahwa Perseroan akan membiayai penawaran tender surat utang berdasarkan 6,75% Surat Utang Senior jatuh tempo 2025 yang diterbitkan oleh Medco Platinum Road Pte. Ltd dan sebesar USD60 juta Surat Utang yang akan jatuh tempo 2026 yang diterbitkan oleh Medco Oak Tree Pte. Ltd.

Selanjutnya sebesar USD60 juta atas 7,375% Surat Utang 2027 yang diterbitkan oleh Medco Bell Pte. Ltd serta surat utang 2028 sebesar USD70 juta yang diterbitlan oleh Medco Laurel Tree Pte.Ltd.

Sebagai informasi, Medco Platinum Road Pte. Ltd, Medco Oak Tree Pte. Ltd, Medco Bell Pte. Ltd dan Medco Laurel Tree Pte.Ltd merupakan anak usaha yang seluruhnya dimiliki oleh MEDC

Lebih lanjut Siendy memaparkan penyelesaian penawaran tender ini bergantung pada pemenuhan kondisi tertentu, dalam setiap hal, sebagaimana diubah, diganti, dikesampingkan atau ditambah oleh Para Penerbit dan MEDC.

Surat Utang ini dijamin oleh MEDC dan anak perusahaan tertentu. Para Penerbit dan Penjamin Induk telah melibatkan ING Bank N.V., Singapore Branch, Mandiri Securities Pte. Ltd., Morgan Stanley Asia (Singapore) Pte. And Standard Chartered Bank (Singapore) Limited sebagai manajer perantara untuk Penawaran Tender.

Siendy menambahkan penyampaian keterbukaan informasi ini merupakan pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi berdasarkan POJK No. 31. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

Rekomendasi Saham BISI dan MCOL oleh Phillip Capital | 18 April 2023

Phillip Capital 18 April 2023 Technical Recommendations BISI Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 1680 Target Price 1 : 1740 Target Price 2 : 1770 Stop Loss : 1625 MCOL Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trade Buy : 6825 Target Price 1 : 7400 Target Price 2 : 7850 Stop Loss : 6250 - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham ANTM | 3 Agustus 2018

CLSA (KZ) ANTM IJ – Aneka Tambang 2Q18 operational highlights by Andrew Hotama and Norman Choong Stock: Aneka Tambang, ANTM IJ Market cap, ADTO: US$1.6bn, US$4.6m Rec: BUY, TP: Rp1,100 Event: 2Q18 operational results 2Q18 operational result highlight: •     Gold production: 503 kg (-7% QoQ, +20% YoY), 6M18: 47% of 18CL •     Gold sales volume: 6,815 kg (-2% QoQ, +933% YoY), 6M18: 46% of 18CL •     Ferronickel production: 6,724 tni (+10% QoQ, +5% YoY), 6M18: 49% of 18CL •     Ferronickel sales volume: 7,516 tni (+40% QoQ, +44% YoY), 6M18: 50% of 18CL •     Nickel ore production: 1.7mn wmt (-21% QoQ, +58% YoY), 6M18: 63% of 18CL •     Nickel ore sales volume: 0.6mn wmt (-49% QoQ, +136% YoY), 6M18: 38% of 18CL Comment: •     Unaudited 2Q18 revenue came at Rp6.1tn (+7% QoQ, +350% YoY), we believe this is mostly on the back of higher ferronickel sales volume which w...