google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal 15 Juli 2016 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal 15 Juli 2016

Ulasan Pasar Modal 15 Juli 2016


Odd-even license plate system

Warga Jakarta memiliki julukan tersendiri untuk kemacetan yang tak terelakkan
"Macet". Perjalanan jarak pendek ditempuh berjam-jam dan beberapa bagian kota
berada dalam keadaan konstan jam. Sayangnya ada sedikit alternatif. Transportasi
umum yang kurang memadai, menurut kami ini yang menyebabkan sebagian besar
warga Jakarta lebih suka menggunakan kendaraan pribadi.

Congestion in Jakarta is already at an alarming level

Kemacetan Jakarta membuat tingkat stress 10 juta penduduk dan hambatan
utama untuk pertumbuhan ekonomi, dengan para pekerja terdampar selama
berjam-jam di bus, mobil dan sepeda motor setiap harinya.
Jakarta peringkat teratas di antara 78 kota untuk lalu lintas, di sebuah penelitian
yang diterbitkan tahun ini oleh perusahaan oli Castrol, dengan sopir rata-rata
harus berhenti 33.240 kali setahun - dua kali lebih besar dari New York.

Do you all think Odd-even is the final answer for this?

Untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang memenuhi ibukota, Pemerintah
Kota Jakarta akan mulai menegakkan plat kebijakan lalu lintas sistem Ganjil-Genap.
Kebijakan tersebut akan menggantikan kebijakan 3-in-one yang dihapuskan pada
Mei lalu. Polisi akan menegakkan sistem ganjil-genap di Jln. M.H. Thamrin, Jln.
Jend. Sudirman, Jln. Gatot Subroto dan Jl. Rasuna Said. Kebijakan Ganjil-Genap
akan dilakukan uji coba selama satu bulan, pada 20 Juli 2016 hingga 27 Agustus
2016. Dan akan efektif pada 30 Agustus 2016.

There are advantages of odd-even scheme to BIRD

Secara keseluruhan, sistem kebijakan Ganjil-Genap ini memiliki keuntungan
tersendiri bagi moda transportasi umum seperti taksi terutama Blue Bird (BIRD).
Hal ini karena, permintaan untuk moda transportasi umum seperti taksi akan
meningkat ketika orang tidak membawa mobil pribadi.


Jakarta Composite Index (JCI) – Limited Upside

IHSG akan menguji normal upper band pada uptrend channel.
IHSG saat masih dalam pola uptrend yang relatif valid yang dimulai sejak selama 218
hari terakhir dengan r-squared = 0.7849 dan bergerak dalam rentang +/- 1.24 std.deviasi
dari center line. Peluang IHSG bergerak di luar pergerakan normalnya sekitar 21.51 %
atau sekitar 46.89 bar chart. Volatilitas normal pergerakan IHSG saat ini sebesar +/-0.58%
atau sekitar +/-29.32 point. Saat ini IHSG akan coba menguji normal upper band pada
uptrend channel.

Aliran dana keluar dan trend turun volatilitas indeks mulai terlihat.
Indikator MFI Optimized dan W%R
optimized akan menguji support trendline dengan volume tembus rata-rata. Hal ini
mengindikasikan masih terlihatnya potensi koreksi lebih lanjut namun untuk sementara
akan cenderung tertahan di support. Resistance terdekat di 5,134.64 dan support di
5,046.69. Stop loss level di 5,011.


IHSG akan coba bertahan diatas rata-rata pada periode weekly.
Untuk mampu naik lebih lanjut IHSG saat ini harus mampu bertahan minimal diatas ratarata
periode weekly yakni sekitar level 5,064 dengan target terdekat ke level resistance 2
pada masing-masing periode.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...